Diskan Sukses Gelar LMSI dan Festival Pangan Lokal B2SA

Silampari Online

Bertempat di Taman Beregam Muara Beliti, Jum’at (27/9), Dinas Perikanan (Disperikan) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) Tingkat Kabupaten dan Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Muat Lebih

Sehingga, diharapkan dengan kegiatan ini mampu mendorong minat masyarakat untuk memasyarakatkan gemar makan ikan (Gemarikan) dan mencegah stunting.

Kepala Disperikan Kabupaten Mura, Bambang Hariadi mengatakan, tujuan dilaksanakannya LMSI dan Festival Pangan Lokal (B2SA) tingkat Mura yakni untuk memasyaratkan gemarikan dalam Mura dan menciptakan ragam menu masakan ikan untuk menyehatkan masyarakat, mencegah stunting dan mencerdaskan anak.

“Untuk peserta lomba terdiri dari tim PKK Kecamatan dalam Mura, Bhayangkari Cabang Mura, Persit Chandra Kirana Kodim 0406 MLM dan Dharma Wanita Kementrian Agama Mura,”jelas Bambang kepada Harian Silampari.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, kegiatan ini juga untuk mendorong penerapan konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan memanfaatkan olahan pangan lokal serta mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan lokal yang bernilai komersial.

“Kami berharap dengan penyelenggaraan lomba masakan ini diharapkan mampu mendorong minat masyarakat untuk terus berkreasi menciptakan menu baru masakan berbahan baku dari ikan. Sehingga, minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan semakin meningkat serta dapat menciptakan menu khas nusantara yang berbahan pangan lokal dan berbasis SDM yang berkualitas,”terangnya.

Sementara itu, sambutan Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan melalui Asisten II Setda Kabupaten Mura, H Saiful Ibna menjelaskan, bahwa menyambut baik kegiatan ini yang diyakini mampu memperbaiki kualitas konsumsi pangan masyarakat. Sehingga, dengan meningkatnya konsumsi ikan sehingga kebutuhan protein hewani dari ikan dapat terpenuhi agar dihasilkan generasi Mura yang cerdas.

“Untuk pemenuhan pangan dan penganekaragaman angan merupakan upaya untuk peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang B2SA dan berbasis pada potensi SDM yang bekualitas,”tutur Saiful.

Terlepas dari itu, guna mendorong percepatan penganekaragaman pangan, maka perlu dilakukan secara fokus baik disisi hulu maupun hilir. Sehingga, sejalan dengan iitu dilaksanakan berbagai program diantaranya berupa promosi olahan pangan lokal dan penerapan pangan yang B2SA.

“Kami berharap dengan adanya lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan kreatifitas dan inovasi dalam membuat olahan pangan yang menarik, cita rasa tinggi dan bernilai gizi dan pemanfaatan pangan lokal dapat terus berkelanjutan,”pungkasnya. (HS-03)