Diskusi PWI Bahas Isu Keamanan dan Dana Desa

DISKUSI : Sejumlah wartawan saat berdiskusi di kantor sekretariat PWI Empat Lawang, Jum'at (20/9/2019). Foto : Istimewa.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Empat Lawang, menggelar diskusi bersama, membahas sejumlah isu yang sedang hangat di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Pelaksanaan diskusi ini sendiri dikemas santai dan tidak ada kesan formal di kantor sekretariat PWI Kabupaten Empat Lawang, Jum’at (20/9/2019).

Salah satu topik bahasan, terkait permasalahan keamanan dan realisasi Dana Desa dan Dana Kelurahan.

Muat Lebih

Ketua PWI Kabupaten Empat Lawang, Rodi Hartono SSos I  mengatakan, diskusi antar wartawan, akan menjadi kegiatan rutin PWI Kabupaten Empat Lawang, setidaknya dalam setiap Jum’at dalam setiap minggunya.

“Diskusi ini setidaknya menjadi ajang silaturahmi antar wartawan di Kabupaten Empat Lawang, baik yang tergabung di PWI maupun diluar keanggotaan PWI,” ungkap Rodi.

Disampaikanya, selain membahas berbagai isu yang sedang hangat terjadi di Empat Lawang, dalam diskusi ini juga membahas bermacam kendala yang dihadapi wartawan saat bertugas di lapangan. “Dalam hal ini kita juga membahas segala persoalan yang dihadapi wartawan di lapangan dan mencari solusi yang tepat,” paparnya.

Sementara itu, dalam diskusi tersebut, salah seoarang wartawan Harian Pagi Rakyat Empat Lawang, Ismail SH mengaku cukup terkejut dengan penilaian salah seorang camat di Kabupaten Empat Lawang, bahwa di wilayah kecamatannya nihil pemberdayaan dan nihil BUMDes.

“Adanya peryataan salah seorang camat itu, tentunya menjadi catatan, apa yang sebenarnya terjadi pada realisasi Dana Desa di Empat Lawang,” sebutnya.

Demikian juga yang disampaikan wartawan Fajar Sumsel, M Alfa Rizki. Dia menilai pelaksanaan realisasi Dana Kelurahan di Kabupaten Empat Lawang, terkesan tergesa-gesa dan diduga tanpa perencanaan yang matang. 

“Saya menilai ada ketergesaan pada realisasi dana kelurahan karena baru dicairkan dipertengahan tahun. Bayangkan saja, pencairan dana kelurahan setahu saya baru termin awal dan sudah bulan September. Saya khawatir nantinya realissasi dana kelurahan justru tidak membuat kelurahan jauh lebih baik,” tukasnya. (HS-05)