Ditangkap Polisi, Pelaku Ngaku BB Narkoba Didapat dari Kepala Curup

Andi Pratama Alias Andot (18), warga Jalan Rambutan Rt. 02 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuklinggau, meringkuk dalam sel tahanan Mapolres Lubuklinggau.

SILAMPARI ONLINE, LUBUKLINGGAU-Andi Pratama Alias Andot (18), warga Jalan Rambutan Rt. 02 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuklinggau, meringkuk dalam sel tahanan Mapolres Lubuklinggau. Pria yang bekerja sebagai buruh ini diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Tersangka ditangkap  di Jalan Padat Karya Rt. 05 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuk Linggau. Dari tangan tersangka, ditemukan Barang Bukti (BB), 2 (dua) bungkus plastik klip berisikan kristal-kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat keseluruhan 0.49 gram, selanjutnya 1 (satu) buah Hand Phone Merk Samsung Lipat Warna Putih, 1 (satu) unit sepeda motor Merk Yamaha Mio Soul warna biru.

Bacaan Lainnya

Penangkapannya, berawal Rabu, 09 Septeber 2020 sekira pukul  23.30 wib, tersangka ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Lubuklinggau di Jalan Padat Karya Rt. 05 Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuk Linggau.

Penangkapan ini karena adanya informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering menyalahgunakan dan mengedarkan Narkotika jenis sabu. Bekal laporan tadi, petugas melakukan penyelidikan dan  benar adanya.

Tak mau buruannya kabur, tim Sat Narkoba Polres Lubuklinggau bergerak menangkap dan menggeledah tersangka Andi Pratama Alias Andot. Alhasil,  didapati barang bukti berupa 2 (dua) bungkus plastik klip berisikan kristal-kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat keseluruhan 0.49 gram yang mana Narkotika jenis sabu tersebut disimpan di saku celana belakang sebelah kanan.

Setelah dilakukan intrograsi BB Narkotika jenis sabu tersebut diperoleh oleh tersangka dari orang yang tidak tahu namanya beralamat di Desa Kepala Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres Lubuk Linggau guna riksa lebih lanjut.

“Status tersangka tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli menjadi perantara jual beli dan memiliki, menguasai, menyimpan Narkotika Golongan I. Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kasat Narkoba Iptu Sofyan Hadi dalam press rilisnya. (Silampari Online)

Tinggalkan Balasan