Ditanya Pemilik Kebun, Pelaku Pencurian Mengaku Lahan Itu Milik Neneknya

SILAMPARI ONLINE,

Musi Rawas- Jumat, 28 Agustus 2020 sekira jam 16.00 Wib Angota kepolisian Polres Musi Rawas mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama SUBANDRIO Als SUBHAN yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana.

Bacaan Lainnya

Pelaku diamankan setelah sebelumnya mencuri buah kelapa sawit pada hari Selasa, 02 Juni 2020 sekira pukul 08.00 wib di lahan milik pelapor di Blok 100 dan 101 yang berada di Desa Sukamerindu Kecamata Stl ulu Terawas Kabupaten Musi rawas.

Pelaku pencurian diketahui bernama Subandrio alias Subhan (41) Tahun, Warga Kampung Baru Desa Sukamerindu Kecamata STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas.

Peristiwa Pencurian tersebut berawal sewaktu korban mendapatkan informasi bahwa di lahan kebun sawit milik korban ada orang yang memanen buah kelapa sawit, setelah di cek ke lokasi benar memang ada orang yang memanen buah kelapa sawit dilahan tersebut dengan menggunakan alat egrek dan sepeda motor, lalu korban menanyakan dasar para pelaku memanen buah kelapa sawit tersebut.

Dari pertanyaan tersebut salah satu dari Pelaku menjawab, ia memanen buah kelapa sawit tersebut karena lahan kebun kelapa sawit yang ia panen milik neneknya.

Karena tidak ingin terjadi keributan akhirnya korban melaporkan perkara tersebut ke Polres Musi Rawas, sementara itu setelah menerima laporan tersebut pihak kepolisian melakukan gelar perkara dan melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan dua kali pemangilan terhadap tersangka, Kemudian pada hari Kamis tanggal 27 Agustus 2020 Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, Kemudian dilakukan gelar perkara dan hasilnya Subandrio ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy, melalui Humas polres Musi Rawas dalam relisenya mengatakan Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian hilangnya buah kelapa sawit pada tanggal 02 juni 2020 kurang lebih 3 (tiga) ton yang jika ditaksir sebesar Rp. 4.050.000,- ( empat juta lima puluh ribu rupiah), pada tanggal 03 juni 2020 kurang lebih 5,25 (lima koma dua puluh lima) ton yang ditaksir sebesar Rp. 7.087.500,- (tujuh juta delapan puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

“Saat ini tersangka ditahan di Rutan Polres Musi Rawas untuk menjalani proses sesuai hukum yang berlaku,” tutup Humas. (Nofi Ardianto)