Ditinggal ke Kebun, Empat Rumah Warga Muratara Terbakar

empat rumah pangggung di Desa Sukamenang, Kecamatan Karang Jaya terbakar, Selasa (3/9/2019). foto Rishaudi-Silampari Online

SILAMPARI ONLINE

MURATARA –‘Si Jago Merah’ kembali mengamuk. Kali ini membakar hampir 4 rumah warga Desa Sukamenang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara. Kebakaran hebat itu terjadi Selasa (3/9). Api berasal dari salah satu rumah ,milik nama Amran (51), warga setempat. Insiden itu diduga akibat dari arus listrik yang sering hidup dan mati mendadak. Hingga kini korban jiwa tidak ada namun kerugian ditaksir Rp 600 juta.

Muat Lebih

Kebakaran berlangsung sekitar pukul 11.00 sampai dengan pukul 12.00 atau lebih lurang 2 jam, api berasal dari salah satu rumah warga atas nama Amran (51) saat pemilik rumah pergi ke kebun mencari nafkah keluarga. Kemudian api merambat ke rumah Zainudin (56), Rumah Saman (60) dan Rumah Abu Risia (53), Rumah milik Abu Rusiah hanya separuh rumah habis dalam amukan si jago merah, sedangkan ke 3 Rumah lain rata dengan tanah.

Akibat kejadian tersebut kerugian ditafsirkan mencapai kurang lebih Rp 600 juta Rupiah dan 6 kepala keluarga (KK) dari penghuni Rumah tersebut harus kehilangan tempat tinggalnya dan hanya bermodalkan baju dibadan, untuk sementara waktu mereka di ungsikan di tempat tetangga dan keluarga sekitar.

Alimin (43)warga Desa Sukamenang atau warga setempat mengatakan, api berasal dari rumah milik Amran, ia langsung sontak berteriak kebakaran-kebakaran. Kemudian wargapun langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan.
“Saya bersama warga yang lain berusaha untuk memadamkan api, namun usaha yang dilakukan gagal karena kobaran api yang sudah membesar, rumah tersebut terbuat dari kayu,” ungkapnya.

Dijelaskannya kejadian saat kondisi desa lagi sepi dikarenakan banyak warga kekebun, ditambah lagi hembusan angin kencang membuat kobaran begitu cepat melarap keempat rumah tersebut. “Sangat cepat sekali api menghabisi keempat rumah tersebut, dikarenakan rumah itu terbuat dari kayu dan ditambah hembusan angin kecang,” ucapnya.
Sementara Kepala Desa Sukamenang Jamel saat di hubungi melalui telp ia mengatakan, pihak ia membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut yang menimpa warganya. “Kejadian berlangsung selama kurang lebih 2 jam, mulai dari pukul 11.00 sampai dengan selesai, diduga api berasal dari arus pendek listrik saat pemilik rumah atas nama Amran pergi kekebun mencari nafkah keluarga dan api langsung merambat ke rumah Zainudin, Saman, dan Abu Rumah Abu Rusia,” ungkapnya.

Dijelaskan Kades Ke empat Rumah tersebut semua berbahan kayu alias Rumah Panggung sehingga Api dengan cepat menghabisi ke 4 Rumah, di tambah lagi pada saat kejadian berlangsung hembusan angin sangat kuat.
“Saya masih tetap bersyukur atas insiden ini, Alhamdulilillah tak ada korban jiwa, walau sebelumnya sempat ada seorang anak yang terperangkap di salah satu dari ke 4 rumah yang terperangkap, al-hasil berhasil di selamatkan warga,” tuturnya.
Lanjut Orang nomer satu di Desa Sukamenag, pihak ia sudah melapor ke pihak Pemda Muratara dan sudah mendapatkan bantuan alakadar untuk korban musibah kebakaran dari Dinas Sosial Kabupaten Muratara.
“Guna membantu dalam meringankan beban korban musibah kebakaran kami dari pemerintah Desa Sukamenang, baik perangkat desa, BPD beserta tokoh masyarakat, tokoh agama, juga tokoh Pemuda di desa sudah bermusyawara dan mendapatkan hasil mupakat akan menggelar penggalangan dana,” sambung Jamel, uluran tangan baik dari pihak Pemerintah, para dermawan sangat di harapkan dalam meringankan warga Sukamenang yang mengalami musibah kebakaran. (HS-04)