Dituduh Meng-Covid-kan Pasien,Ini Jawaban Rumah sakit Ar Bunda Lubuklinggau

SILAMPARI ONLINE,

Menanggapi Ramainya postingan Salah satu pengguna akun media sosial Facebook melontarkan tuduhan serius RS Ar Bunda Lubuklinggau telah melakukan kesalahan diagnosis dalam menetapkan pasien covid19.

Bacaan Lainnya

Dalam postingan itu diunggah ke akun pribadi milik nya, pengguna akun tersebut menyebut rumah sakit ar bunda Lubuklinggau tersebut melakukan kesalahan diagnosis yang berdampak pada keluarga pasien dan tetangga sekitar.
9 September 2020 jam 17.00 wib.

Direktur rumah sakit AR bunda didampingi kuasa Hukum Andika wira kusuma SH,hadir juga dalam konperensi pers pelaksana tugas tim gugus covid 19 Lubuklinggau dr Jeanita A purba dalam rilis nya pihak rumah sakit ar bunda menjelaskan serta mengedukasi mengenai sop rumah sakit serta memberikan serta pemahaman alur penanganan pasien yang terpapar covid 19.

Saat ini di Lubuklinggau termasuk zona transmisi lokal yang artinya di daerah itu bisa menularkan ke daerah lainnya jadi untuk itu setiap pasien dengan gejala yang kita curigai covid akan di lakukan beberapa pemeriksaan Pisik,pemeriksaan Anamnesa
General consent,pemeriksaan lab,dan rontgen dari situ bisa di tarik kesimpulan apakah pasien akan di tempatkan di ruangan isolasi atau di ruangan biasa.

Jika pasien itu diputuskan untuk masuk ke ruang isolasi pasien itu akan menandatangani general konsep dan juga menandatangani surat persetujuan masuk ruang isolasi karna di dalam nya pasien baikpun keluarga pasien menyetujui segala tindakan yang ada di ruangan isolasi termasuk diantaranya di lakukan swab artinya setiap pasien yang masuk ruang isolasi sudah menandatangani serta setuju dgn semua aturan rumah sakit.

Apaguna swab itu untuk melihat apa benar pasien itu benar menderita covid atau tidak jika pasien itu positif kita akan obati sampai ia sembuh dan menjadi negative baru setelah itu bisa keluar ke ruangan biasa,sebalik nya jika pasien terkinformasi negative maka akan segera dipindahkan ke ruangan bisa jelasnya

Sementara itu kuasa hukum Rumah sakit Ar bunda Andika menjelaskan dan berharap kita semua nya agar bijak dalam menggunakan media social, semuanya Sudah jelas.”Kami bekerja sesuai SOP dan aturan dan standarisasi kesehatan covid 19 dan kami juga selalu bersinergi dalam menetap kan status pasien. Dengan tim gugus tugas covid jadi jika terdapat hal hal yang ingin di sampaikan atau meminta kejelasan soal ahli waris MD (warga empat lawang tersebut) silahkan datang kerumah sakit,” jelasnya.

Dilanjutkannya, terkait permasalahan yang di empat lawang kuasa hukum juga menjelaskan permasalahan itu sudah hal yang biasa ,bahkan sudah mendunia perlu juga di edukasi kan bahwa covid itu bukan lah aib yg harus di kucilkan dan di permalukan kasus seperti bukan hanya di 4 lawang saja jadi tidak perlukan kita besar-besarkan lagi jadi jika ada ahli waris yg ingin meminta kejelasan silahkan datang.”Insha allah kami selalu siap melayani memberikan penjelasannya,” tutupnya.

Jurnalis : Rah jainal Hr