DPO Perampokan Bidan Ditangkap

Silampari Online, 
EMPAT LAWANG –Masih ingat, dugan kasus Pencurian dengan Disertai Kekerasan (Curas) terhadap Bidan yang bertugas di RSUD Empat Lawang, pada bulan Maret tahun 2017 lalu. Kemarin (21/2), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Empat Lawang meringkus pelaku lainnya.
Sebelumnya, pihak Satreskrim Polres Empat Lawang, pada kasus tersebut telah menangkap sebanyak 7 orang pelaku yang saat ini sedang menjalani masa hukuman. Dengan tertangkapnya satu orang lagi ini, Satreskrim Polres Empat Lawang, masih memburu satu orang lagi terduga pelaku lagi, dalam kasus tersebut.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan melalui Kasatreskrim Polres Empat Lawang, AKP Robi Sugara menagatakan, penangkapan salah seorang terduga pelaku ini berawal dari penyelidikan Tim Opsnal Buser Elang Poles Empat Lawang di lapangan, yang dipimpin KBO Reskrim Polres Empat Lawang, Ipda Badarudin SH dan Kanit Pidum Aipda Amran Supardi.“Didapat Info, salah seorang pelaku yang terlibat dalam perkara Curas sepeda motor berinisial S, sedang berada di Kecamatan Bermani Ulu, Curup Provinsi Bengkulu, sedang bekerja di salah satu Salon, di sana,” cerita Robi kepada wartawan, Rabu (21/2).
Selanjutnya, selah dipastikan keakuratan informasi tersebut benar org bernama Aji (nama samaran, red) adalah tersangka yang terlibat dalam perkara Curas di Jalan Poros Tebing Tinggi aslinya beinisial S, kemudian Tim Opsnal langsung bergerak cepat  Memburu Pelaku tersebut ke Wilkum Curup Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, untuk melakukan penggerebekan rumah yang diduga tempat persembunyian tersangka.
“Tersangka ditangkap pada Selasa, 20 Februari 2018 pukul 20.00 WIB. Ketika dilakukan penggerebekan dan penangkapan, tersangka sedang berada di dalam rumah kediaman salah satu Keluarga tersangka dan saat diamankan dia tidak melakukan perlawanan,” urainya.
Kemudian lanjut Robi, tersangka langsung dibawa untuk dilakukan Interogasi dan saat dilakukan Intrograsi, tersangka mengakui telah melakukan tindak pidana Curas dan sudah 15 kali melakukan tindak pidana itu.
Curas dengan TKP Wilkum lintas provinsi kabupaten yang berbeda beda. Di Kabupaten Lahat sebanyak 5 Kali, Lubuklinggau Curat Jambret Sebanyak 2 kali, Empat Lawang satu kali Curat Jambret dan 7 Kali Curas. Kemudian tersangka dibawa ke Polres Empat Lawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif.
Kembali diceritakannya, kejadian begal yang dialami korban atas nama Erma, Melatri dan Bela yang diketahui merupakan bidan di RSUD Empat Lawang tersebut, yang dilakukan tersangka bersama delapan kawanannya ini, terjadi pada hari Sabtu (25/3/2017) tahun lalu. Saat itu korban Erma bersama tujuh rekannya, hendak pergi kerja ke RSUD Empat Lawang, mengendarai 5 unit sepeda motor beriringan. “Korban Erma mengendarai motor Revo Fit sendirian, Melatri berboncengan dengan Bela, menggunakan motor Honda Beat dan teman korban menggunakan 3 sepeda motor berboncengan berjalan dibelakang,” jelas Robi.
Ketika di jalan poros, tepatnya di dekat kantor KPUD, tepatnya di depan kebun kelapa sawit, pelaku berjalan kaki pura-pura hendak menyeberang. Setelah motor korban mendekat tiga pelaku langsung menghadang di tengah jalan. “Kemudian korban Erma langsung memberhentikan motornya, saat motor korban berhenti, maka tiga orang pelaku tersebut mendekat ke arah korban Erma,” terangnya.
Selanjutnya urai Robi, salah seorang pelaku langsung menodongkan senjata api jenis Pistol di hadapan korban Erma dan pelaku lainya menodongkan senjata tajam jenis Pedang sambil menyuruh korban turun dari kendaraannya. “Kemudian satu pelakunya lagi mengancam korban Erma menggunakan sebatang kayu ke arah korban. Saat Korban Erma turun dari motornya, korban Erma melihat kebelakang, saat itu juga motor korban Melatri yang berboncengan dengan korban Bela dihadang oleh pelaku lainnya,” imbuhnya.
Kemudian salah seorang pelaku langsung mengancam korban Melatri dengan senjata tajam jenis pisau diarahkan ke leher korban, sementara salah seorang pelaku lainnya langsung menarik tas korban Bela. Kemudian korban Erma berlari ke pinggir Jalan. Sesaat korban Erma berlar, salah seorang pelaku langsung mengejar korban Erma. “Kemudian pelaku menarik tas korban Erma dan salah seorang pelaku langsung membawa lari motor korban Erma berikut tas korban. Satu pelaku lagi membawa motor korban Melatri dan tas korban BEL ke arah Kecamatan Pendopo,” pungkasnya. (HS-04)