Dua PNS Kota Padang Dirampok Bersenpi 90 juta Raib , Satu Korban Kena Tembak

SILAMPARI ONLINE,

Rejang Lebong -Aksi Perampokan bersenjata api terjadi di jembatan Sungai Napal Lung Desa Guru Agung Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu ,Jumat 4 September 2020 kurang lebih sekitar pukul 14.00 wib siang tadi.

Bacaan Lainnya

Akibat aksi perampokan bersenpi tersebut ,Said Warga Derati Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu mengalami luka tembak di bagian paha akibat terkena tembakan senjata api para pelaku dan terpaksa di mendaparkan perawatan intensif di rumah sakit Kota Lubuklinggau.

Sementara itu,rekan korban Saipul hanya mengalami luka ringan akibat terjatuh dari motor yang di kendarainya ,kedua warga Kecamatan Kota Padang ini merupakan Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kantor Camat Kota Padang .

Akibat dari kejadian perampokan bersenjata api tersebut ,uang senilai 90 juta ,800 ribu raib di gondol perampok dan satu unit sepeda motor milik korban juga di rampas para perampok bersenpi itu .

Kapolres Rejang Lebong AKBP Deni Budiono Sik melalui Kapolsek Put Iptu Apion Sori SH didampingi Kanitreskrim Ipda Muhamad Azhara SH membenarkan adanya kejadian tersebut.

Diceritakan Kapolsek PUT, Kronologis kejdianya bermula sekitar pukul 13.15 Wib Kedua Korban pergi Ke BRI Cabang Padang Ulak Tanding untuk mencairkan dana Honorer.

Selanjutnya , Kedua Korban berada didalam Bank BRI sekitar 30 Menit untuk mencairkan dana Honorer PPS Kota Padang senilai Rp. 90.850.000,”jelas Apion.

Selanjutnya ,Sekitar Pukul 13.43 Wib Kedua Korban selesai menarik Uang sejumlah 90.850.000 di Bank BRI dan selanjutnya langsung Pulang menuju ke Desa Lubuk Mumpo Kecamatan Kota Padang dengan mengendarai sepeda Motor saat dalam perjalan pulang persisnya di Simpang Jalan TMMD Desa Guru Agung Kecamatan PUT ,Korban merasa ada dua Sepeda motor Metik warna Hitam yang mengiringi ,namun korban terus berjalan,”terangnya.

Dijelaskan Kapolsek ,tiba mendekati Jembatan Napalung Desa Guru Agung perbatasan dengan Desa Karang Baru, para pelaku memepet sepeda motor Korban dan langsung memukul dengan kayu yang mana saat itu Korban Saiful. Anwar posisi dibonceng namun Sepa Motor korban masih terus berjalan, kemudian pelaku memukul Korban Said Ali yang mana posisi saat itu sedang mengemudikan sepeda motor sehingga Sepeda motor yang di kendarinya oleng dan terjatuh di Jalan.

Saat korban terjatuh para pelaku ini kembali memukul Saiful dengan kayu supaya menyerahkan Tas yang berisi uang Honorer tersebut, namun Korban Said mencoba melawan sehingga Para Pelaku mengeluarkan Senjata Api menembak 3 Kali letusan Senjata tidak mengenai Korban Said karena Korban melakukan Perlawanan dan di waktu bersamaan dengan itu para pelaku lain yang juga menggunakan Senpi kembali Menembakan senjata api ke arah paha Kiri Korban Said sehingga korban terjatuh, lalu Pelaku mengambil Tas yang berisikan Uang senilai 90.850.000.

Lebih lanjut ,kata Kapolsek PUT ,para pelaku ini juga mengambil sepeda Motor Honda Beat Streat BD 6684 KV milik korban yang ditinggalkan di TKP, dan berselang beberapa waktu kemudian ada mobil lewat dan membantu Korban untuk dibawa Ke Puskesmas Padang Ulak Tanding hingga di rujuk ke rumah sakit Kota Lubuklinggau guna mendapatkan perawatan dan saat ini petugas masih memburu para pelaku perampokan .

Sementara itu,Kepala Desa Derati Epriyanto SH membenarkan Said itu warganya ,saat di temui di Polsek PUT,4 September 2020 sore .

Dikataknya beruntung peluru senpi itu tidak kena tulang hanya dagingnya saja .

Namun saat ini warga kita itu sudah di bawa pulang setelah di rawat di Rumah Sakit AR Bunda ,”ujar Eprianto . (Man)