Dua Warga di Empat Lawang Terpanggang Api

SILAMPARI ONLINE

EMPAT LAWANG– Tragis. Dua orang warga di Kabupaten Empat Lawang, ditemukan di lokasi dan waktu berbeda dalam kondisi tewas diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), baru-baru ini. Mereka tewas akibat terpanggang api yang membakar lahan kebun miliknya masing-masing. Dua orang itu adalah Darvis alias Keyek (45), warga Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi. Darvis ditemukan warga dalam kondisi sudah gosong di kebun miliknya Desa Ulak Mengkudu, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (9/10) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Muat Lebih

Kemudian, Arin (77) warga Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan. Arin juga ditemukan warga sudah dalam kondisi tewas di lahan kebun miliknya di wilayah Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan, yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), Kamis (10/10/2019).

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kepala Polisi sektor (Kapolsek) Tebing Tinggi  Kabupaten Empat Lawang, Kompol Hardiman ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat Darvis di Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Korban Darvis diketahui sempat dinyatakan hilang sejak Selasa (8/10) pukul 10.00 WIB, dan ditemukan dalam kondisi gosong di kebun miliknya, pada keesokan harinya. “Ya benar ada, korban ditemukan di kebun milik korban sendiri dan sudah tidak bernyawa dan dalam keadaan gosong diduga terbakar akibat Karhutlah,” kata Hardiman. 

Sementara itu, korban Arin, warga Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan ditemukan warga juga dalam kondisi tewas terbakar. Hal tersebut diakui Kepala Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan, Absan saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut Absan, biasanya setiap hari korban pergi ke kebun dan menjelang sore sebelum Magrib korban sudah sampai pulang. Namun sehari sebelum korban ditemukan dalam kondisi tewas, hingga lewat waktu Magrib, korban tak kunjung pulang. “Kemudian pihak keluarga memutuskan untuk melakukan pencarian dan ketemu namun sudah tidak bernyawa,” ungkap Absan. Diduga, lanjut Absan, saat kejadian korban berupaya memadamkan api yang membakar lahan kebunnya. “Namun naas, justru korban ikut terbakar,”jelas Absan.

Laporan : Fahrurozi
Editor : Agus Hubya