Dua Wartawan Muba Diserang, PWI Pusat Turun Gunung

Ketua Bidang Adbokasi dan Pembelaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat , Oktap Riadi, SH langsung turun ke Pwi kabupaten Muba guna mendengar langsung terkait penyerangan terhadap wartawan yang melakukan investigasi sehinga ada salah satu menjadi korban penikaman oleh orang yang belum dikenal. Selasa kemarin (1/9/2020)

SILAMPARI ONLINE, MUSI BANYUASIN-Kasus dugaan penyerangan terhadap dua wartawan yang bertugas di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin, langsung direspon Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.
Pastinya, Ketua Bidang Adbokasi dan Pembelaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat , Oktap Riadi, SH langsung turun gunung ke Pwi kabupaten Muba guna mendengar langsung terkait penyerangan terhadap wartawan yang melakukan investigasi sehinga ada salah satu menjadi korban penikaman oleh orang yang belum dikenal, Selasa (1/9/2020).

Berdasarkan laporan dari ketua PWI Muba dari pemberitaan beberapa media yang terbit kemari. Selaku ketua advokasi dan pembelaan wartawan hari rabu, (2/9/2020) kita turun langsung memindak penjelasan saksi atau korban ketika dilapangan sebelum kejadian penyerangan tersebut.

Bacaan Lainnya

Setelah ingormasi yang kita himpun jelas apa yang dilakukan sekelompok yang menghalangi tugas wartawan untuk mencari data yang akurat ini sudah salah, kata Octaf,
Karena jurnalis dalam setiap peliputan dilindungi UU Pers.

“PWI mengutuk keras tindakan yang dilakukan warga sampai melakukan penyerangan wartawan.ini jealas sangat disayangkan masih ada masyarakat atau pihak lain ketika wartawan mencari data informasi selalu di intimidasi dan kriminalisasi oknum yang menghalangi tugas wartawan, ” jelasnya.

PWI minta pihak Kepolisian agar segera mengungkap pelaku yang sudah melakukan kriminalisasi terhadap wartawan serta pelaku penikaman harus di proses secara hukum, ” tegasnya.(heri)