Eksekutif dan Legislatif Sahkan Raperda APBD 2020 Senilai Rp 1,025 Triliun

Wawako H Sulaiman Kohar, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya dan Suyitno menandatanga ni berita acara pengesahan raperda APBD 2020 senilai Rp 1,2 Triliun di eks gedung DPRD Kota Lubuklinggau, Senin (23/9/2019). foto Agus-Silampari Online

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU-Rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau dengan agenda pengesahan APBD 2020, Senin (23/9/2019), berlangsung molor 2 jam. Dari jadwal 15.00 WIB, namun dimulai pukul 17.00 WIB. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya dengan Wakil Ketua Taufik Siswanto, Suyitno dan 20 anggota lainnya. Rapat paripurnan dihadiri WalikOta Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe diwakili Wawako Lubuklinggau H Sulaiman Kohar, Sekda Kota Lubuklinggau H Rahman Sani, Kadis Kominfo Erwin Armeidi dan pejabat lainnya, camat dan lurah se Kota Lubuklinggau. Sidang paripurna diawali dengan pembacaan daftar hadir oleh Sekwan Fajarudin. “Rapat paripurna ini dibuka, kami mohon maaf ada kendala teknis yang diselesaikan. Kami mengucapkan terimakah, ini paripurna terakhir tahun 2019. Silahkan saudara sekwan melaporkan kehadiran dan surat masuk,” kata Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Rodi Wijaya.

Muat Lebih

10 anggo ta DPRD Kota Lubuklinggau tidak menghadiri pengesahan APBD 2020 di DPRD Kota Lubuklinggau, Senin (23/9/2019). foto Agus,

Sekwan Fajarudin menyampaikan bahwa, Walikota Lubuklinggau menyerahkan mandat ke Wakil Walikota Lubuklinggau Sulaiman Kohar untuk menghadiri pembahasan APBD 2020 hingga pengesahan.

Usai laporan sekwan, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya langsung membuka sidang paripurna. Karena jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 20 dari 30 dewan. “Rapat paripurna memenuhi qourum maka rapat paripurna dibuka dan dibuka untuk umum ,” ucapnya. Lanjut Rodi sapaan Rodi Wijaya, mari menyimak ketua Badan Anggaran DPRD Kota Lubuklinggau H Merismon membacakan hasil pembahasan Banggar.


Selanjutnya, Merismon mengatakan, laporan hasil pembahasan raperda APBD 2020 diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan. “Raperda APBD 2020 masih banyak kekurangan, yaitu hasil aspirasi masyarakat, pokok pokok pikiran, atas usulan usalan dewan belum terakomodir pada APBD 2020. Karena anggaran tersedia tidak mencukupi, untuk itu agar setiap SKPD masing masing memberikan pengertian kepada masyarakat. “Total APBD 2020 seluruhnya Rp 1.025.633.468.103,” tegas Merismon.

Selanjutnya Merismon menyerahkan kepada Ketua DPRD Kota Lubuklinggau untuk diproses selanjutnya.
“Apakah Raperda APBD 2020 yang mana paripurna terakhir disetujui,” ujar Rodi. Anggota DPRD Kota Lubuklinggau yang hadir langsung menjawab setuju. Selanjutnya sidang paripurna diskor untuk penandatanganan berita acara pengesahan. Kemudian dilanjutkan pidato penyampaian Walikota Lubuklinggau yang dibacakan Wawako Lubuklinggau H Sulaiman Kohar. (SO-01)