Satu Untuk Semua

Elpiji 3 Kg Meledak, 4 Orang Luka Parah

Silampari Online,

EMPAT LAWANG- Empat orang warga di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang, terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepahyang Bengkulu, akibat terkena ledakan tabung gas ukuran 3 kilogram (kg), Kamis (12/7) sekitar jam 19.00 WIB.

Keempat warga tersebut antara lain, Alni bin Ali (48), Mega binti Serun (43) dan Kelfin bin Alni (10) merupakan satu keluarga serta Jon bin Sakib (43) adalah tetangganya. Keempat korban hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kepahyang Bengkulu, karena mengalami luka bakar yang cukup serius.

Kepala Desa (Kades) Tanjung Beringin Kecamatan Paiker, Megi Arismansyah membenarkan peristiwa itu. Dikatakanya, keempat korban mengalami luka bakar cukup serius hingga harus dirujuk ke RSUD Kepahyang Bengkulu.

“Kejadiannya sekitar jam 19.00 WIB habis Magrib. Tiga korban satu keluarga dan satu orang merupakan tetangganya,” ungkap Megi saat dihubungi via Handphone (Hp), Jum’at (13/7).

Diceritakannya, kronologis kejadian bermula saat korban Mega hendak menghidupkan kompor, namun mendapati LPG yang bersumber dari tabung gas 3 kg yang dipakai keluarga itu mengalami kebocoran. “Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba api menyambar hingga penghuni rumah berikut tetangga korban yakni Jon yang hendak membantu turut terjilat api dari ledakan gas tersebut,” ujarnya.

Warga sekitar lanjut Megi, yang mendengar jeritan dalam rumah korban, berduyun-duyun datang membantu mengevakuasi korban dari dalam rumah dan mematikan api yang belum sempat membakar rumah milik korban.

“Kalau rumah korban berhasil diselamatkan dari kebakaran, karena banyak warga yang membantu,” jelas Megi.

Megi juga mengatakan, dari keempat korban, yang paling parah tiga orang, yakni Alni, Mega dan Jon karena mengalami luka dibagian wajah. Sementara korban Kelfin yang merupakan anak dari Alni dan Mega, hanya mengalami luka di bagian tangan dan kaki.

“Besok (hari ini, red), ketiga korban yang mengalami luka bakar akan menjalani operasi di RSUD Kepahyang Bengkulu, tempat keempat korban dirawat. Untuk anaknya, Kelfin, tidak dioperasi karena hanya mengalami luka bakar di kaki dan tangan,” terangnya.

Selaku Kades setempat, kata Megi, dirinya sudah menyampaikan laporan ke Pemkab Empat Lawang. Dinas Sosial sebut dia, sudah mengkonfirmasi dirinya, untuk melakukan tindakan yang diperlukan membantu korban. “Saya juga saat ini sudah dalam perjalanan ke Kepahyang Bengkulu. Mohon do’a-nya, mudah-mudahan operasi berjalan dengan baik,” pintanya.

Sementara, Camat Paiker Kabupaten Empat Lawang, Indera Supawi membenarkan ada empat korban luka bakar diduga akibat bocornya tabung gas. “Semuannya sudah dirawat di RSUD Kepahiang. Luka bakar yang mereka alami cukup serius,” jawabnya singkat.

Terpisah, Kapolsek Paiker, Ipda Hariono yang juga berhasil dikonfirmasi mengatakan, belum ada pihak desa atau warga yang melapor ke Polsek. Tapi informasi sudah didapat, dan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

“Ya memang ada, kami sudah mendapat informasi itu. Para korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau yang melapor belum ada. Untuk rumahnya tidak terbakar,” tukasnya. (HS-05)

Komentar
Loading...