Empat Lawang Prioritaskan Pemulihan Ekonomi di-Tahun Anggaran 2020

JALANI : Wabup Empat Lawang, Yulius Maulana menjalani protokol kesehatan saat hendak mengukuti sidang paripurna DPRD Empat Lawang, di gedung DPRD Empat Lawang, Senin (20/7). Foto : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI

SILAMPARI ONLINE,

EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, akan memprioritaskan pemulihan ekonomi dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) kabupaten ini pada tahun anggaran 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

RKPD tersebut, disampaikan Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad didampingi Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana di hadapan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Empat Lawang, dalam sidang paripurna DPRD Empat Lawang, dalam agenda penyampaian RKUA-RKUPS Empat Lawang, tahun anggaran 2021 oleh Bupati Empat Lawang, di ruang paripurna gedung DPRD Empat Lawang, Senin (20/7/2020).

Disampaikan Joncik, dalam rancangan RKPD Empat Lawang tahun anggaran 2021, secara rinci dapat disampaikan 4 rincian antara lain, pemulihan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya daerah, peningkatan infrastruktur dasar, peningkatan sumber daya manusia serta peningkatan keamanan wilayah, peningkatan kegiatan keagamaan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah yang baik dan bersih.

Lebih lanjut disampaikannya, terkait renacana kebijakan umum pemerintah sementara daerah (RKUPS) pada tahun anggaran 2021, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,7 persen sampai 6,0 persen, target inflasi sebesar 2,0 sampai 4,0 persen, target pengangguran terbuka 4,8 sampai dengan 5,2 persen, dan sejumlah target pembangunan daerah lain yang diproyeksikan meningkat.

Menurut Bupati Joncik, seyogyanya target-target teraebut dapat dicapai pada tahun anggaran 2021 mendatang, dengan pengetatan penggunaan anggaran daerah yang akan dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam lingkungan kerja Pemkab Empat Lawang.

Sementara untuk target pendapatan daearah, Bupati Joncik menyebut jika pendapatan daerah pada tahun anggaran 2021 diproyeksikan sebesar Rp736,1 miliyar yang bersumber dari pendapatan asli daerah sebesar Rp53 miliyar dan pendapatan transfer daerah sebesar Rp626,2 miliyar dan dari sejumlah pendapatan daerah lainnya yang sah.

Dikatakannya, pendapatan daerah yang dia sebutkan diatas merupakan proyeksi pendapatan daerah sementara sesuai dengan dokumen RKUA-RKUPS yang dia sampaikan ke DPRD Empat Lawang untuk dibahas. Sementara untuk proyeksi penambahan anggaran lain segera menyusul.

Meski demikian dia mengingatkan, agar prioritas pembangunan daerah benar-benar diteliti, mengingat terjadinya pandemi COVID-19, sangat berimbas pada keuangan seluruh daerah di Indonesia tidak terkecuali Kabupaten Empat Lawang. (frz)