Gara-gara Irigasi, Proyek Gagal Terealisasi

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>SOSIALISASI : </strong> Kegiatan Sosialisasi Master Plan Pertanian dan Pemetaan Komunitas Pertanian yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) Empat Lawang, Kamis (24/1) sekitar jam 13.43 WIB.

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Pada tahun anggaran 2017 – 2018, Dinas Pertanian hanya mendapatkan anggaran sebanyak Rp2,5 milyar.

Dengan anggaran sebanyak itu, tentu masih sangat kurang bagi Dinas Pertanian menjalankan semua program.

Sementara untuk proyek cetak sawah pada tahun lalu, terpaksa tidak dapat direalisasikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, dikarenakan adanya kendala irigasi.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Hamdan Zaini. Karena itu dia mengatakan, diperlukan master plan pertanian dan pemetaan komunitas pertanian di Kabupaten Empat Lawang. Sebab program komunitas pertanian ini tindak lanjut dari kampanye bupati saat proses pemilukada 2018 lalu.

“Hari ini kita akan mendengarkan pemaparan kajian teknis rendam pertanian kedepan yang telah dibuat oleh pihak konsultan dari PT Sinergi Visi Utama Consultan melalui CV Aghna Partnership dari Yogyakarta,” kata Hamdan saat menyampaika sambutanya di kegiatan Sosialisasi Master Plan Pertanian dan Pemetaan Komunitas Pertanian yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) Empat Lawang, Kamis (24/1) sekitar jam 13.43 WIB.

Semetara itu, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad menyampaikan, Kabupaten Empat Lawang memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Karenanya, dia meminta semua stake holder terkait dengan masalah pertanian di Kabupaten Empat Lawang, dapat menyimak betul kegiatan ini.

“Harapan saya, semua pejabat dapat menyimak betul kegiatan ini. Sebab, ini sangat penting bagi keberlangsungan masa depan pertanian di Kabupaten Empat Lawang,” pintanya.

Dikatakannya, dalam program Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang saat ini, tidak hanya mengutamakan program keamanan, program Empat Lawang Madani juga mengutamakan persoalan pertanian. “Keamanan number one, pertanian number one. Semua program berjalan seiringan,” terangnya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati mengimbau kepala desa (Kades) se-Kabupaten Empat Lawang, agar memasukan program penguatan pertanian di desa melalui dana desa. “Dana desa itu bisa dimanfaatkan untuk bidang pertanian,” sebutnya.

Dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel, H Herman Deru terkait rencana pembangunan irigasi di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker). “Untuk di Kecamatan Muara Pinang, warga di sana sudah siap cetak sawah,” tukasnya. (HS-05)