Gotong Royong, Cara Unik Tentara Sosialisasi Bahaya Karhutla

Silampari Online,
Musirawas Utara. – Prajurit TNI yang tergabung dalam satuan tugas pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Sumatra Selatan memiliki cara unik untuk mensosialisasikan kepada masyarakat akan bahaya bencana akut di Provinsi Sumatra Selatan tersebut.

Salah satunya adalah melalui kegiatan gotong royong bersama, seperti yang dilakukan prajurit TNI dari satuan Komando Rayon Militer 406-03/Muara Rupit, Kabupaten Musirawas Utara, Sumatra Selatan, Jumat (02/08/2019)

Bacaan Lainnya

“Desa Batu Gajah memiliki adat istiadat yang cukup kuat. Sosialisasi yang baik adalah dengan bergabung dan menyatu bersama masyarakat,” kata Babinsa Desa Batu Gajah, Kecamatan Musirawas Utara Serka Eko Apri Karyanto.

Serka Eko Apri Karyanto yang merupakan bagian dari Posko Satgas Karhutla Sub Satgas 05 Wilayah Komando Rayon Militer 406-03/Muara Rupit menyatakan terus berupaya melakukan sosialisasi pencegahan secara efektif.

“Giat kemasyarakatan yang berdampak sosial sangat tepat untuk digalakkan dalam rangka memenuhi tuntutan sosialisasi pencegahan,” ujarnya.

Jajaran TNI AD yang tergabung pada Komando Rayon Militer 406-03/Muara Rupit menyiapkan posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya, Kab. Musirawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan.

“Ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana Karhutla di wilayah Kodim 0406/MLM,” kata Komandan Rayon Militer 406-03/Muara Rupit Kapten Czi Epi Sugiharto.

Kapten Czi Epi Sugiharto mengatakan Posko Karhutla tersebut didirikan dengan menyiapkan rumah yang berada di tengah-tengah masyarakat posko Karhutla dengan sejumlah personel TNI di siagakan di lokasi.

Selain untuk membantu penanggulangan Karhutla, dia mengatakan jajaran TNI nantinya turut difokuskan untuk melakukan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat.

“Tugas dan tanggung jawab Satgas Karhutla Sub Satgas 05 nantinya yaitu berorientasi pada upaya pencegahan dan pelaksanaan kegiatan patroli rutin di wilayah serta melaksanakan Sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain memantau kondisi di sepanjang jalur patroli, Sub Satgas 05 yang tergabung dalam satgas gabungan juga melakukan sosialisasi kepada warga agar berpartisipasi mencegah terjadinya Karhutla. Salah satu diantaranya adalah mengajak warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Kegiatan patroli ini akan rutin kita laksanakan untuk memastikan agar daerah ini tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Kita juga meminta kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Kapten Czi Epi Sugiharto Selaku Dantim Subsatgas 05.

Ia mengatakan kemarau dan cuaca panas sedang melanda wilayah Kabupaten Musirawas Utara dalam beberapa minggu terakhir. Situasi ini akan sangat rawan menimbulkan terjadinya peristiwa Karhutla.

Dandim 0406/MLM Letkol Inf M. A’an Setiawan., S.Sos., M.I.Pol. beberapa waktu lalu juga telah mengerahkan seluruh personil jajarannya untuk berpatroli di wilayah masing-masing, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(Pendim 0406/MLM)