Gugatan Praperadilan ke Polres Musi Rawas Ditolak

SILAMPARI ONLINE

MURATARA-Sidang gugatan pra pradilan dengan register nomor: 2/pid.pra/2019/pn.llg yang diajukan oleh pemohon Kades Biaro Baru Kabupaten Musi Rawas Utara, Syahrul Jauzi melawan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Musirawas, ditolak oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau, Senin (30/9) pukul 09.30 WIB.

Muat Lebih

Hakim tunggal yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut yakni Andi Barkam Mardianto dibantu panitera Boy Hendra Kesuma, membacakan putusan prapradilan dan memutuskan bahwa seluruh gugatan pemohon ditolak.

Dengan demikian, seluruh rangkaian penyelidikan, penyidikan dan penentuan status tersangka dan penyitaan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Musirawas telah sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku serta telah memiliki minimal dua alat bukti yang cukup.

Sepekan pelaksanaan sidang praperadilan sejak Jumat (20/9) ini, pihak pemohon juga menghadirkan saksi ahli pidana DR.Yulin Asmara Putra, dosen STIPADA Palembang. Namun keterangan ahli tersebut tidak cukup untuk meyakinkan hakim untuk mengabulkan gugatan dari pemohon.

Syahrul Jauzi saat ini ditahan di Lapas Klas II A Lubuklinggau atas kasus penggelapan dana plasma sawit senilai Rp46 juta milik KUD Biaro Bangkit Bersatu.

Penahanan terhadap Jauzi ini dilakukan, usai dilimpahkan ke Kejari Lubuklinggau, sekira pukul 10.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB, Jumat (27/9). Jauzi datang dengan tangan terborgol diiringi penyidik Satreskrim Polres Musirawas. 

Kajari Lubuklinggau Hj Zairida melalui Kasi Pidana Umum Faiq Fiqri Sofa kepada media berujar, ulah oknum kades ini dikenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun dan Pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

“Jauzi resmi ditahan, pelimpahan tahap kedua di Lapas Klas II Lubuklinggau. Pelaku memanfaatkan jabatannya untuk menguasai uang tersebut,” ujarnya, dimana ditunjuk JPU Nanda Hardika, SH dan Sumarherti, SH.

Penahanan Jahusi ini, sejak adanya laporan oleh Husein 27 Oktober 2018 ke Polres Musirawas. Yakni, dana Rp46 juta hasil urunan petani plasma dibawah naungan KUD Biaro Bangkit Bersatu, dana tersebut tidak direalisasi dengan kegiatan syukuran sebagai bentuk syukur telah mendapatkan lahan plasma yang rencananya dibarengi kegiatan Isra Miraj pada 14 April 2018.

Dana talangan plasma ditarik Rp100 ribu perhektar sebanyak 463 Ha. Dipungut dana ini untuk beli kerbau syukuran Isra Miraj pada 14 April 2018 bahwa dapatnya paket plasma dari PT PPA kurang lebih 200 warga