H2G – Mulyana, Pilihan Tepat Menjawab Kebutuhan Rakyat

Hidayat : Adakah yang Punya Track Record Setara H2G – Mulyana

SILAMPARI ONLINE,

Bacaan Lainnya

MUSI RAWAS – Dengan diumumkannya nama H. Mulyana sebagai tokoh yang akan mendampingi H Hendra Gunawan pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Musi Rawas Tahun 2020 ini, bakal Paslon tersebut menjadi pasangan pilih tanding. Kalaupun hadir tokoh penantang, mesti memiliki track record setara.Demikian dikatakan Muhammad Hidayat, SH, MH, pengamat politik Kabupaten Musi Rawas kepada wartawan Kamis (13/8).
“Sebelumnya memang beredar beberapa nama sebagai calon wakil yang akan mendampingi H. Hendra Gunawan. Namun, seperti yang pernah saya sampaikan bahwa saat ini baik calon maupun Parpol tidak lagi mengedepankan akrobatik politik, tidak lagi berbicara politik identitas. Akan tetapi, calon akan mencari figure pasangan atau Parpol akan mencari kandidat yang secara posteriori memiliki pengalaman empiris atau karya otentik dalam kontribusinya membangun masyarakat. Pasangan calon yang ditampilkan Parpol atau gabungan Parpol merupakan tokoh yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Hidayat, sapaan akrab mantan Komisioner KPU Musi Rawas itu.

Nah, figure seperti H. Mulyana, dalam kapasitasnya selaku manager Koperasi RIAS, menurut Dayat sengaja dibidik H. Hendra Gunawan untuk menjadi pendamping, lantaran dedikasi dan kontribusi beliau dalam membangun masyarakat Musi Rawas secara nyata.
“Kita tahu Koperasi RIAS ini memiliki capaian kinerja luas biasa, merupakan salah satu koperasi terbesar di Propinsi Sumatera Selatan, dengan asset terbesar di Sumsel. Banyak menyerap tenaga kerja lokal, program-program koperasi RIAS ini banyak membantu masyarakat baik dalam hal permodalan maupun dalam bidang lain seperti program umroh dan haji. Program-program ini kan langsung menyentuh masyarakat, ini lho yang dibutuhkan saat ini,” terangnya.

Kalau H2G bersama H Mulyana ini bisa membangun koperasi seperti RIAS di 13 kecamatan lainnya, bisa dibayangkan, tentu akan ada serapan tenaga kerja, masyarakat akan produktif secara konstan, laju ekonomi masyarakat Musi Rawas akan terus membaik. Terlebih di masa pandemi Covid-19 dimana pemerintah sedang melakukan pemulihan ekonomi. Makanya sangat tepat sosok H Mulyana yang telah berkontribusi bagi perputaran ekonomi kerakyatan di Musi Rawas melalui koperasi RIAS untuk bisa cepat memulihkan ekonomi Musi Rawas.
“Barangkali ini menjadi pertimbangan baik H2G maupun perspektif parpol atau gabungan parpol pengusung yang memilih H Mulyana untuk menjadi pasangan yang akan didaftarkan ke KPU Mura pada Pilkada 2020 ini,”ujarnya seraya menambahkan bahwa sosok H Mulyana sebagai pengajar (guru) dan pengawas itu juga memiliki segmen tersendiri di dunia pendidikan.

Kehadiran H Mulyana, lanjut dia, tentunya memberi poin plus bagi H2G dengan pengalamannya sebagai birokrat handal sekaligus Bupati aktif saat ini yang telah banyak kontribusinya dalam pembangunan Kabupaten Musi Rawas.
“Duet H2G – Mulyana benar benar saling melengkapi satu sama lain, saya kira cukup merepotkan penantang nantinya, kalau memang kedepan akan muncul pasangan lawan,” timpalnya.

Hidayat mengatakan, bakal calon lain akan kesulitan mencari figure pasangan yang memiliki rekam jejak dengan pengalaman empiric atau parpol penantang akan kesulitan mencari figure pasangan yang memiliki rekam jejak seperti H2G-Mulyana.
“Sekarang saya rasa kalaulah ada Parpol yang mengusung bakal calon penantang, saat ini mereka tengah mengkalkulasi, menyusun puzzle probabilitas, mulai melakukan komparasi, adakah duet pasangan yang bisa melampaui kapasitas H2G-Mulyana. Parpol tentu tidak secara emosional dalam membuat pertimbangan, parpol akan realistis,” urainya.

Disinggung soal mengapa Parpol pemenang pemilu belum menjatuhkan pilihan, menurut Hidayat, ada perbedaan antara Parpol pemenang pemilu dengan Parpol lainnya.
“Biasanya Parpol yang tidak cukup quota kursi pencalonan, lebih awal mengeluarkan rekomendasi, karena didalam rekomendasi itu biasanya bakal calon ditugaskan untuk melakukan konsolidasi dengan parpol-parpol lain, guna memenuhi quota kursi. Nah, berbeda dengan parpol pemenang pemilu yang memiliki quota penuh. Parpol tersebut tidak perlu menugaskan kandidat untuk melakukan konsolidasi, karena parpol bisa mengusung sendiri. Sekarang sudah muncul nama pasangan H2G-Mulyana, Parpol pemenang pemilu akan membuka lembar kajian, layak atau tidak pasangan ini mendapatkan rekomendasi, kalau pasangan ini memenuhi elemen-elemen keterpilihan, saya rasa parpol pemenang pemilu juga merekoomendasikan pasangan ini,” ujarnya mengakhiri. (rls/pnc)