Hari Libur, Bupati Mura Tetap Turun ke Desa

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat turun blusukan ke desa di Kecamatan Sumber Harta, Jumat (16/2)
Silampari Online, 
MUSI RAWAS– Hari libur nasional tetap dimanfaatkan Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan melakukan monitoring realisasi dana desa. Sebab bantuan Dana Desa (DD) melalui Anggaran Pembangunan Belanja Nasional (APBN) dikucurkan ke Desa untuk dimanfaatkan pembangunan Desa dan menunjang perekonomian masyarakat. Untuk memastikan dana tersebut tepat sasaran membuat Bupati H Hendra Gunawan langsung turun ke Desa guna melakukan pengecekan.
Pantauan koran ini dilapangan, Jumat (16/2) bebelum melaksanakan pertemuan dengan pemdes dan masyarakat, Bupati melaksanakan Safari Jum’at di Masjid Al Mustaqim Desa Sukamulya Kecamatan Sumber Harta dan mengharapkan masyarakat agar terus memakmurkan masjid sesuai dengan tujuan dari program Musi Rawas Religius. Termasuk menyerahkan bantuan kepada Pengurus Masjid dan berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk operasional masjid.
Pada kesempatan itu, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabid Infrastruktur Diskominfo, Camat Sumberharta, Bagian Humas, Kades dan masyarakat. Setelah melaksanakan pertemuan dan tatap muka dengan pemerintah desa dan masyarakat, Bupati melanjutkan dengan pengecekan pembangunan dengan menggunakan DD/ADD seperti jalan setapak, Posyandu Melati, Bedah Rumah dan lainnya.
Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan mengatakan, DD yang mulai dikucurkan pada pemerintahan Presiden Jokowi-JK ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam meningkatkan fasilitas dasar seperti infrastruktur jalan desa/lingkungan, Jalan Pertananian, Badan Usaha Desa (Bumdes), Fasilitas Olahraga dan lainnya.
“Jika tidak ada program DD yang nominalnya pada kisaran Rp1-1,5 Miliar ini maka dirinya meyakini akan sulit untuk meningkatkan perekonomian masyarakat apalagi mencapai kesejahteraan masyarakat,”jelas Hendra Gunawan, Jum’at (16/2).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk seluruh masyarakat dapat terus bersyukur dan mendukung program-program yang telah direncanakan. Sebab, untuk mencapai hasil yang baik dalam mengelola kegiatan pembangunan atau program hendaknya pemdes dan masyarakat terus bersama-sama baik didalam melaksanakan Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Organising), Pengawasan (Monitoring) dan Evaluasi.  “Jika tahapan ini dilaksanakan dengan baik, maka apa yang dilaksanakan akan berdampak positif bagi pembangunan desa dan masyarakat,”terangnya.
Menurutnya, ada di beberapa daerah Kepala Desa (Kades) telah ditetapkan sebagai tersangka karena tidak memanfaatkan DD dengan baik. Sehingga, dengan kondisi tersebut dirinya berharap agar kades dan tim pelaksana agar berhati-hati dalam pemanfaatannya.  “Masyarakat dan penegak hukum agar terus mengawasi. Sehingga anggaran ibi dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya. Jika diperjalannya nanti ditemukan, maka Bupati mempersilakan penegak hukum untuk memproses sesuai dengan ketentuan yang ada,”paparnya.
Terlepas dari itu, dengan adanya monitoring ini diharapkan bisa memberikan motivasi dan semangat bagi jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) untuk bekerja lebih keras lagi. Termasuk mengantisipasi pembangunan yang asal-asalan yang tentunya hanya akan membuang-buang anggaran dan masyarakat juga bisa melakukan pengawasan. Sehingga apabila ada pembangunan yang kurang baik dan tidak sesuai masyarakat bisa menegurnya.  “Intinya secara bersama-sama kita inginkan pembangunan yang baik dan mampu bertahan hingga lima sampai enam tahun. Sehingga dana yang selanjutnya bisa dilakukan untuk pemanfaatan yang lainnya,”pungkasnya. (HS-02)