Ini Pesan Terakhir Almarhum Ipung pada Sopirnya

semasa hidup almarhum Ipung


SILAMPARI ONLINE

Fisarat dirasakan keluarga Ipung sebelum pemilik Ipung Salon itu ditemukan tewas di kediamannya, Jumat pagi (23/8) ? Ternyata ada pesan terakhir sempat diutarakan Ipung kepada sopir pribadinya, Heri. Perkataan korban itu disampaikan Heri kepada Subianto, keluarga Ipung yang tinggal di Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Muat Lebih

Apa perkataannya? “Ipung ini kan sebelum kejadian baru pulang dari Palembang, karena ada urusan. Saat pulang naik mobil pribadinya disopiri Heri. Ia sempat berkata pada Heri, kalau aku mati tanam (kubur) di Rupit,” ungkap Subianto pada Harian Silampari, secara eksklusif, kemarin siang via ponselnya.

Subianto yang dikenal sebagai pengusaha di Muratara meneruskan, saat itu Heri tidak berkata apa-apa atas apa yang disampaikan oleh Ipung. “Jadi ini semacam firasat atau pertanda, jika Ipung itu akan pergi untuk selama-lamanya,” ucap Subianto mengaku terkejut mendengar kabar meninggalnya Ipung. Ia bersama keluarga besar di Rupit cepat mencari informasi kebenaran kasus pembunuhan pemilik Ipung Salon.

Dari silsilah keluarga, Subianto menyebut Ipung yang biasa disapa Pungloy itu masih kerabat istrinya, Eni. “Pungloy itu keluarga dari istri saya. Runtutannya bapak Pungloy itu adik dari neneknya Eni (istri saya),” ucapnya.

Ipung sendiri diketahui menikah. Dikarunia dua anak. “Satu orang anaknya tinggal di Palembang, satunya lagi di Kota Bengkulu. Pungloy juga sudah punya cucu, dan kehidupan sehari-harinya membuka salon kecantikan di Lubuklinggau, dan memang dia berasal dari Rupit,” jelas Subianto menginformasikan pemakaman Pungloy akan menunggu kedatangan anak laki-lakinya dari Kota Bengkulu. (HS-09)