Jalan Provinsi Ditanami Pisang

Silampari Online, 
REJANG LEBONG – Sejak beberapa hari terakhir, ada pemandangan menarik di jalan lintas Curup-Kepahiang jalur Taba Mulan Kepahiang-Simpang Nangka Curup Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang. Di salah satu titik jalan rusak, tertanam pohon pisang tepat di tengah-tengah badan jalan.

Pantauan Harian Silampari, pohon pisang tersebut ditanam warga lantaran ada lubang cukup besar yang membahayakan pengguna jalan di jalan milik provinsi. Terlihat ada beberapa petugas dari Dinas PUPR Provinsi Bengkulu yang sedang memasang rambu tanda bahaya seadanya menggunakan kayu dan papan/triplek di 2 arah yang berbeda. Dengan tulisan hati-hati jalan rusak. Kondisi tersebut cukup mengganggu pengguna jalan yang melintas. Karena selain berada di tengah jalan, lubang yang ditanami pisang tersebut berada tepat di atas jalan yang menanjak.

Muat Lebih

Siswanto yang mengaku sebagai pengawas jalan dari Provinsi Bengkulu mengatakan, memang jalur jalan tersebut merupakan wewenang dari Pemprov Bengkulu. Jalan tersebut berlubang, diduga kuta karena beton aliran irigasi dibawahnya rusak dan membuat jalan diatasnya ikut runtuh dan menimbulkan lubang jalan.

“Sudah 2 atau 3 hari kondisi jalan mulai berlubang dan secepatnya akan kita perbaiki,” kata Siswanto ditemui di lokasi.

Tahun ini lanjutnya, untuk peningkatan jalan sudah dianggarkan dan dalam waktu dekat masuk proses lelang. Jalan tersebut dianggarkan dalam kegiatan pembangunan jalan (overlay) Taba Mulan Kepahiang-Simpang Nangka Curup. “Jalan yang di kawasan Jalan Suprapto kelurahan Talang Rimbo Kecamatan Curup Tengah juga sudah dianggarkan tahun ini,” terang Siswanto.

Dibagian lain Kepala Desa Air Meles Atas, Wahyono mengatakan, keberadaan pohon pisang yang ada di badan jalan tersebut sengaja dipasang sebagai tanda agar pengendara yang melintas dapat lebih berhati-hati. “Pohon pisang ini dipasang warga tadi malam, karena sangat berbahaya jika tidak diberi tanda, terlebih lagi saat malam hari, jalan akan sangat gelap,” terang Wahyono Kades Air Meles Atas.

Sementara itu, warga dan pengendara di sekitar kawasan jalan Suprapto Kelurahan Talang Rimbo Kecamatan Curup Tengah hingga kemarin mengeluhkan kondisi jalan di kawasan tersebut. Dimana setidaknya ada beberapa titik jalan rusak dan berlubang dikawasan tersebut. Kondisi ini sudah cukup lama berlangsung. “Setahun (kondisi, red), lebih rasanya sudah rusak. Kami yang punya dagangan disini cukup kena imbas. Kalau hujan jelas jalanan becek dan kalau panas, pasti berdebu. Apalagi kalau malam dan hujan, rawan sekali kecelakaan tunggal,” cerita Zaini (45) seorang pedagang buah.(HS-05)