Jargas-RT di Musi Rawas Sering “Macet”

ilustrasi jargas. foto Net

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS
– Warga Desa Yudha Karya Bhakti (YKB) Kecamatan Sukakarya mengeluhkan pengoperasian Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas-RT) yang tidak maksimal. Bahkan, selama satu bulan Jargas tersebut dioperasikan sering “Macet” atau mati total.
Adi (35) salah satu warga Desa YKB Kecamatan Sukakarya mengatakan, bahwa pasca satu bulan dioperasikannya Jargas-RT di Desanya tersebut belum sepenuhnya memberikan kontribusi yang baik.
“Sudah sebulan beroperasi. Namun, Jargas sering macet atau mati dan apinya tidak menyala,”keluh Adi kepada Harian Silampari, Senin (2/9).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, dengan seringnya Jargas ini mati maka membuat masyarakat tidak bisa memasak. Bahkan, banyak warga harus kembali ke gas elpiji 3 kilo seperti sebelumnya.
“Sudah banyak yang ganti ke gas elpiji 3 Kg. Sebab, bila tidak begitu maka warga tidak bisa memasak,”terangnya.
Terlepas dari itu dirinya berharap kedepan pelayanan Jargas-RT di Desanya bisa sepenuhnya beroperasi secara maksimal dan tidak seperti saat ini tiba-tiba mati tanpa adanya pemberitahuan.
“Intinya saya berharap agar kedepan apa yang menjadi masalah dan macetnya Jargas di Desa kami bisa diperbaiki serta tidak dibiarkan begitu saja. Apalagi, Jargas ini diresmikan langsung oleh Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan langsung,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) YKB Kecamatan Sukakarya Kabupaten Mura, Muharor mengakui sering didatangi oleh warganya terkait masalah Jargas yang sering macet. Namun, kendati begitu ia juga bingung untuk menyampaikan pengaduan ini kepada pihak yang terkait guna mengkoordinasikan hal tersebut.
“Saya juga bingung mau lapor kemana khususnya kepada pihak Jargas secara langsung. Sehingga, dengan adanya pemberitaan ini setidaknya bisa ditindak lanjuti oleh pihak yang terkait,”pungkasnya. (HS-03)