Jika Reaktif, Bupati H Joncik Muhammad : Pemkab Bertanggung Jawab

RAFID TEST : Pelaksanaan rafid test kepada puluhan wartawan di aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Selasa (7/7). Foto : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI

SILAMPARI ONLINE,

EMPAT LAWANG- Puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Empat Lawang di-rapid test oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Empat Lawang, di Aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Selasa (7/7).

Bacaan Lainnya

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Empat Lawang mengatakan, kegiatan rapid test merupakan upaya dari Tim Gugus Tugas untuk memastikan seluruh awak media yang bertugas di Empat Lawang tidak terpapar Virus Corona.

“Kesehatan wartawan itu menjadi prioritas kami dan sangat penting, karena media merupakan bagian dari tiga pilar yaitu partai politik, pers yang independen serta masyarakat yang kuat,”kata Joncik.

Dikatakannya, apabila nanti seusai rapid test ada wartawan yang reaktif maka dilanjutkan dengan swab test, dan Pemkab akan bertanggungjawab selama wartawan itu diisolasi mandiri.

“Kami akan bertanggungjawab jika tes nanti ada kawan-kawan media yang reaktif, tapi harapan kami semua nanti akan negatif,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Empat Lawang, Sulni menjelaskan, Tim Gugus Tugas sebelumnya sudah melaksanakan rapid test ke seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing OPD dengan rincian sebanyak 646 orang yang rata-rata hasilnya negatif.

“Ada beberapa OPD yang reaktif, yaitu di Setwan 1 orang, Disdik 4 orang, Bappeda 1 orang, Dinas Koperasi 1 orang dan Dinas Perkim 1 orang, semua ditindaklanjuti dan hasilnya semua negatif swab,”beber Sulni.

Selain itu, sampai saat ini ada 2 orang yang berstatus positif Corona , Namun 1 orang sudah selesai perawatan dan dinyatakan sembuh dan 1 orang lagi masih menunggu hasil swab yang ke 3 dengan harapan nanti hasilnya akan negatif dan dinyatakan sembuh sehingga Kabupaten Empat Lawang benar-benar bebas dari Virus Corona. (frz)