Jika tak Lolos Tes Kesehatan, Paslon Bisa Gugur

SILAMPARI ONLINE,- Tahapan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) selesai akhirnya selesai dilaksanakan. Dua pasangan colon (paslon), dipastikan akan bertarung pada pesta demokrasi lima tahunan kedua di Bumi Serepat Serasan ini, setelah berkas pendaftaran dinyatakan lengkap usai diverifikasi KPUD PALI.

Di mana, paslon petahana Ir H Heri Amalindo MM-Drs H Soemarjono (HERO) mendaftar di hari pertama, Jumat (4/9) dan paslon Devi Harianto SH MH-H Darmadi Suhaimi SH (DHDS) daftar di hari kedua, Sabtu (5/9).

Bacaan Lainnya

“Tidak ada (Pasangan Calon) mendaftar melebihi waktu batas yang ditentukan. Berkasnya sudah kita verifikasi. Selama tahapan pendaftaran, dari masing-masing paslon tidak ada yang melanggar protokol kesehatan saat berada di Kantor KPU PALI,” ungkap Ketua KPUD PALI, Sunario SE, Minggu (6/9).

Kata Sunario, meski diiringi arak-arakan massa, namun yang diperbolehkan masuk ke sekretariat KPUD Kabupaten PALI, hanya undangan saja, guna mencegah penyebaran Covid-19. Sedangkan untuk tahapan tes kesehatan dilakukan pada 8-9 September 2020 di RSMH Palembang.

“Pada 11-12 September 2020 akan diumumkan hasil tes kesehatan bakal calon dan diberikan waktu perbaikan hingga 16 September 2020,” jelas Sunario.
“Kita akan melakukan pendamping saat melakukan tes kesehatan. Apakah Paslon Positif Covid-19 atau kesehatan kurang baik, bahkan tidak bisa hadir,” tambah dia.

“Sampai hari ini belum ada info Paslon yang positif Covid-19. Jika yang bersangkutan tidak bisa hadir, maka ada jadwal ulang untuk tes kesehatan sampai sebelum batasan di bawah tanggal 23 September 2020. Jika dinyatakan tidak lulus kesehatan, maka paslon dinyatakan gugur,” tegas Sunario.

Sunario menjelaskan, sementara ini pihaknya belum bisa mempublikasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dari tiap calon kepala daerah. “Belum bisa dipublikasi sampai penetapan bakal calon. Kalau sudah ditetapkan baru akan diumumkan LHKPN dari bakal calon,” pungkasnya. (ebi)