Jiwaku Tetap Golkar

Harian Silampari Online,

*Hasil Survey Pasangan Nan-Suko Tinggi

LUBUKLINGGAU – Salah satu lembaga independen melakukan survey setiap bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau yang akan ikut suksesi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2018. Tak terkecuali pasangan H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar atau sering dipanggil (Nan-Suko) yang dinilai. “Hasilnya, lembaga survey itu ternyata masyarakat masih mengharapkan Nansuko tetap berpasangan jilid II dan nilainya tinggi. Bila dipasangkan dengan kandidat lain, hasilnya kurang maksimal,” kata Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe kepada wartawan, usai mengambil formulir Balon Wako dan Wawako Lubuklinggau, Sabtu (8/7) di DPD Golkar Kota Lubuklinggau.

Pengambilan berkas formulir Golkar diserahkan panitia penjaringan Yani Rizal Dkk kepada Nansuko yang didampingi Ketua DPD Golkar Lubuklinggau H Rodi Wijaya, lanjut Nanan, pihaknya sangat optimis bila partai berlambang Beringin diapit padi dan kapas ini kembali mengusungnya periode lima tahun kedepan. Keyakinan itu bukan tanpa alasan, sebab Nansuko memiliki jiwa Golkar, dan semua keluarganya golkar. “Nenek, Ayah, Mamakku, semuanya keluarga Golkar. Meski Istri saya partai Demokrat, namun jiwa saya di Golkar. Jadi saya ini kader Golkar,” ujarnya.

Nanan meneruskan, pihaknya mengambil semua formulir pada panitia penjaringan yang membuka bakal calon kepala Daerah dan di Golkar sudah enam kalinya. Nansuko tetap mengikuti mekanisme Parpol dalam penjaringan bakal calon Wako dan Wawako. “Insyallah, kami kembali melakukan survey dan hasilnya pertengahan Juli ini,” ungkapnya.

Lanjut Calon Petahana ini, Nansuko kembali maju pada Suksesi Pilkada 2018 berdasarkan hasil survey. Karena survey ini bisa mengukur kelemahan dan kekekuatan kandidat yang akan maju Pilkada. “Hasil survey masih diharapkan Nanan dan Suko tetap berpasangan dan nilainya tinggi,” ucapnya.

Ditanya jika Partai Politik mengajukan calon wakil ? Dia menjawab, saat ii Parpol tidak memaksakan kehendaknya kadernya wajib maju, bila hasil surveynya rendah. ”Hasil survey pada pertengahan Juli nanti, kita akan informasikan. “Parpol tidak ada lagi memaksakan kehendak harus wakil,” ucapnya.

Khusus kandidat berpasangan, kata dia, antara Nanan dan Suko sudah terjadi komunikasi yang baik dan saling melengkapi karena sama-sama mengetahui kelebihan dan kekurangannya. “Saya dan Pak Sulaiman sama-sama tahu, kelemahan dan kekurangan masing-masing,” ujarnya.

Disinggung soal kabar ada tiga parpol siap melakukan deklarasi, Nanan tidak menampik ada informasi tersebut, hanya saja ia masih merahasikan partai mana yang segera memberikan dukungan. “Itu masih rahasia, tunggu tanggal mainnya,” ucapnya.

Terpisah, berhembus isu ada tiga partai politik yang bakal mendeklarasikan pasangan Incumbent Nan Suko, yakni PKS, PKB dan PBB. Menanggapi kabar itu, Ketua DPD PKS Lubuklinggau Suhada mengatakan pihaknya belum menetapkan deklarasi dengan siapapun. “Yang pasti kami tidak membuka pendaftaran,”terangnya.

Alasannya, mereka telah membuka Tim Optimalisasi Musyaroqah (TOM) dimana TOM inilah yang akan sharing dengan beberapa bakal calon kepala daerah (Balonkada) membahas keseriusan dan visi misi. “Kalau ada kecocokan baru kita maju dan dukung, ada kontrak kerja dan kontrak politiknya,”ujarnya.

Sementara itu, TOM diketuai Merismon, sedangkan Suhada sendiri tidak tergabung dalam TOM, dikarenakan dirinya juga sebagai bakal calon. “Untuk menjaga independensi dan fairnya hasil musyaroqah, sehingga saya tidak dimasukan dalam TOM,hasil dari TOM, akan dibahas dan PKS lebih condong kemana,kalau cocok dan memang harus deklarasi ya kita deklarasi, kalau sejauh ini belum ada,”beber Suhada.

PKS juga tidak memusyaroqah seluruh Balonkada, mereka sudah melakukan survey internal, dan ada beberapa kandidiat menurut mereka dijalani komunkiasi lebih dalam. “Hanya beberapa kandidat saja yang kita pandang memiliki kredibilitas untuk maju, jadi isu-isu yang beredar itu tidak benar dan juga tidak salah, artinya kita punya suatu saat untuk deklarasi, tapi bukan sekarang dan belum tahu siapa orangnya,”jelas Suhada.

DPD PKS Lubuklinggau memperkirakan, Agustus 2017 ini mereka merencanakan mulai mendeklarasikan Balonkada yang mereka usung. “Kita ingin secepatnya, Agustus setidak-tidaknya,”terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC PBB Hendi Budiono mengakui memang ada rencana untuk mendeklarasikan, namun untuk bekerjasama dengan PKB dan PKS belum ada petunjuk. “Besar kemungkinan deklarasi itu ada, tapi itu nanti setelah penetapan yang bakal diusung,kalau belum yang ada diusung, terkait mendeklarasikan siapa, hal itu serba mungkin,”akunya.

DPC PBB belum mendeklarasikan, mereka akan menjalani mekanisme terlebih dahulu, seperti membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah. “Dalam waktu dekat ini kita akan membuka pendaftaran,kalau memang Nan-Suko mendaftar dan nanti komunikasi DPP terjalin, serta hasil pleno partai mendukung ya artinya langkah selanjutnya deklarasi, tapi kalau memang itu terwujud, namun tidak menutup kemungkinan yang lain juga akan menjalani tahapan-tahapan itu, artinya semua serba mungkin,”terangnya.

Hendi menegaskan PBB terlalu dini memutuskan mendukung Nan-Suko atau tidak. “Nan Suko nanti bakal mendaftar atau tidak di PBB. Jadi saya tidak mau menyikapi yang masih premature, yang jelas PBB bakal melaksanakan mekanisme partai,”kata Hendi.

Namun ketua DPC PBB ini tidak menutupi, sudah banyak pendekatan dilakukan para Balonkada. Seperti Nan-Suko dan lainnya. “Tapi mengenai siapa yang diusung, akan ada mekanisme dulu dijalani, yakni pendaftaran, disana ada Fit dan Profer test, baru kita putuskan,”terang Hendi.

Hal sama dikatakan Ketua DPC PBB Kota Lubuklinggau Sulfi Hendra, bahwa pihaknya belum ada rencana langsung melakukan deklarasi. Melainkan, saat ini tim PKB merencanakan akan membuka penjaringan bakal calon. “Tidak benar, bila PKB segera deklarasi salah satu kandidat,” ujarnya saat ditelpon.(HS-09)

 

Tinggalkan Balasan