Joncik Paparkan Capaian Selama Setahun Memimpin

SAMAPAIKAN : Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad saat menyampaikan sambuatannya di acara pegajian rutin Pemkab Empat Lawang di halaman Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Selasa (17/9/2019). Foto : Fahrurozi/HS.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Dalam waktu dekat usia kepemimpinan H Joncik Muhammad selaku Bupati Empat Lawang bersama Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana genap satu tahun. 

Berkenaan dengan itu, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengaku sudah banyak yang telah dilakukan pihaknya untuk mewujutkan program-program dan janji politik, sewaktu kampanye Pilkada lalu.

Muat Lebih

“Saya selaku Bupati Empat Laawang bersama jajaran, Sekda Empat Lawang dan jajarannya, sudah berupaya maksimal mewujutkan janji-janji kampaye lalu. Namun perlu diingat, melaksanakan pembangunan tidak mudah, tidak seperti membalikan telapak tangan,” ungkap Joncik saat menyampaikan sambuatannya di acara pegajian rutin Pemkab Empat Lawang di halaman Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Selasa (17/9/2019).

Pembangunan lanjut dia, memilki proses yang tidak mudah. Meski demikian pihaknya optimis dapat mewujutkan semua program dan janji kampanye dahulu. “Kita sudah siapkan pondasi pembangunan pertanian di Empat Lawang, pusat pertanian terpadu juga sudah kita siapkan. Insyaallah 2020 nanti kita akan mulai melaksanakan pembangunannya dan tahun ketiga sekolah tinggi pertanian kita dirikan,” kata dia.

Dibidang keamanan, Joncik mengklaim terjadi penurunan tingkat kriminalitas. Memang kata dia, pada 6 bulan pertama dan 6 bulan setelahnya, masih ada kejadian-kejadian tindak kejahatan, namun itu sudah ditekan betul-betul. “Setidaknya kita sudah berhasil menekan angka kriminalitas itu. Kalau benar-benar Nol atau Zerro, itu tidak mungkin, pasti masih ada terjadi,” ujarnya.

Apa buktinya ?, Joncik menyebut saat ini sudah banyak orang-orang yang berani melintas di jalanan Empat Lawang. Memang ada sempat terjadi pemalakan mengatasnamakan diirinya selaku Bupati Empat Lawang, namun itu langsung ditindak dan pelakunya sudah ditangkap dan diproses hukum.

“Saya sudah minta Kapolres Empat Lawang, pelaku ini dihukum seberat-beratnya, tentu saja dengan perundang-undangan dan perturan yang berlaku,” sebutnya.

Di Kecamatan Ulu Musi dan Sikap Dalam, kata dia, saat ini relatif aman. Namu dia mengaku sangat meyayangkan justru di Pendopo, Muara Pinang dan Lintang Kanan, tidak seperti yang dia harapkan. “Apa tidak ini ingin menguji bupati,” ujarnya.

Diapun mengaku selalu menyampaikan ke Kapolres beserta jajaran agar jangan segan-segan menindak pelaku kriminal dan syukurnya kata dia, beberapa hari yang lalu, Polres Empat Lawang telah berhasil menangkap dua orang pelaku kriminal di 7 tempat yang sangat meresahkan masyarakat.

“Kalau sudah melakukan di 7 tempat saya minta pelaku ini dihukum seberat-beratnya. Saya juga berharap Kejaksaan juga dapat menuntut itu di pengadilan seberat-beratnya, karena pelaku ini sudah tidak berperikemanusiaan,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini juga, Bupati Empat Lawang meminta pihak kepolisian tidak segan-segan menindak tegas pelaku kriminal di Empat Lawang, walaupun keluarga atau tim sukses. “Seperti yang terjadi di Talang Tinggi, pelakunya adalah warga Desa Sawah Muara Pinang, meski masih ada hubungan keluarga dengan saya, saya tetap minta tangkap. Boleh tanya langsung dengan Kapolres. Saya tetap minta proses hukum tanpa pandang bulu, meski keluarga jika melakukan tindakan kriminal, tetap proses,” tegasnya.

Semua yang dilakukan pihaknya, kata Joncik, merupakan upaya pemerintahannya untuk menciptakan rasa aman di wilayah Empat Lawang. Meski demikian tetap banyak kritik dan bullying yang dialamatkan kepada pihaknya. 

“Kritikan dan bullying ini kita jadikan vitamin untuk tetap semangat menjadikan kerja kita semakin semangat,” tandasnya. (HS-05)