Judi Bar-bar Digerebek, Dua Kurir Narkoba Diringkus BNN

  • Whatsapp

SILAMPARI ONLINE -Dua terduga kurir narkoba diamankan tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau dan BNN Kabupaten Musi Rawas. Keduanya berinisial VG (29) dan ZA (27) di Jalan Karya Bakti, RT 2, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II pada Kamis (19/3/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Hal itu terungkap Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Himawan Bagus Riyadi yang didamping Kepala BNK Musirawas Hendra Amoer saat pres rilies kedua tersangka (Pakai Masker) kurir narkoba di ruang aula BNN Kota Lubuklinggau, Jumat (20/3/2020).

Bacaan Lainnya

AKBP Himawan Bagus Riyadi mengatakan, Tim BNN Kota Lubuklinggau dibackup BNN Kabupaten Musi Rawas (Mura) berhasil mengamankan dua tersangka. Keduanya, ditangkap berdasarkan laporan masyarakat, bahwa dirumah UDN (DPO) di Jalan Karya Bakti, RT 2, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II sering terjadi transaksi narkoba.

Setelah mendapat informasi, lalu petugas dari BNN Kota Lubuklinggau melakukan penyelidikan dirumah UDN. Alhasil, saat itu dirumahnya banyak orang yang bermain judi Bar-bar. Karena disitu pengunjungnya cukup banyak, sehingga ia berkoordinasi dengan BNK Mura untuk bantu Backup.
Maka pada Kamis (19/3/2020) sekira pukul 22.00 WIB melakukan penggerbakan di rumah UDN tersebut berhasil mengamankan 17 orang yang ada di arena judi bar-bar milik UDN. Namun dari 17 Orang tersebut seorang pemilik judi Bar-bar sekaligus Bos dari kedua tersangka kurir narkoba yang di tangkap saat penggerebekan terjadi

“UDN berhasil lolos dan melarikan diri.
Tetapi dari hasil penggeledahan dirumah UDN petugas menemukan 15 paket kecil yang berisikan kristal putih dan siap edar. Selain itu petugas juga menangkap VG dan ZA yang merupakan kaki tangan UDN,” jelasnya.

Karena dari 17 orang yang diamankan tersebut terdapat dua orang tersangka diduga kaki tangan UDN. Dan hasil tes urine Lima orang pecandu narkotika dinyatakan positif yakni inisial Y (50), ES (28), I (49), H (49) dan VR (39) sehingga di anjurkan untuk lakukan Rehabilitas dan 10 orang lainnya dinyatakan negatif.
“Kedua tersangka langsung dibawa dan diTahan BNN Kota Lubuklinggau untuk dilakukan pengembangan dan dikenakan pasal II4 ayat(1) dan atau Pasal III ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pubgkasnya. (*)