Juni Tahapan Pemilihan BPD Dimulai

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Sedikitnya 1394 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ada di 186 Desa Bumi Lan Serasan Sekentenan akan habis masa jabatannya ditahun ini. Sehingga, dijadwalkan pada Juni mendatang mulai dilakukan tahapan pemilihan ulang.

Muat Lebih

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Mefta Jhoni didampingi Kasi Pembinaan Admnitrasi Desa, Charles saat diwawancarai Harian Silampari, Senin (15/4) diruang kerjanya.

Dijelaskannya, bahwa acuan dalam penentuan jumlah BPD di setiap Desa Mura yakni berdasarkan jumlah penduduk Desa tersebut per jiwa. Dimana, untuk aturan untuk jumlah penduduk dibawah 1.500 jiwa maka jumlah BPD hanya lima orang. Sedangkan, jika mencapai 1.501 jiwa sampai 3.500 jiwa maka jumlah BPD sebanyak tujuh orang.

“Kalau jumlah penduduknya mencapai 3.500 jiwa sampai keatas, maka jumlah BPD sebanyak sembilan orang. Dimana, untuk maksimal jumlah BPD disetiap Desa hanya sembilan orang,”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa memang sejauh ini masih ada dalam satu Desanya dengan jumlah BPD yang mencapai 11 orang. Sedangkan untuk saat ini jumlah BPD dalam Mura mencapai 1.394 orang, artinya akan ada pemangkasan jumlah BPD.

“Untuk setiap Desa harus ada keterwakilan perempuannya dalam anggota BPD. Bahkan hal itu sudah ada dalam aturannya dan wajib harus ada satu perempuannya sebagai bentuk kesetaraan sosial antara laki-laki dan perempuan,”terangnya.

Menurutnya, sebagaimana sudah diatur dalam Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 110 tahun 2016 tentang BPD dengan turunan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2018 tentang BPD dan Perbup Nomor 85 tahun 2018 tentang petunjuk pengisian dan pemberhentian anggota BPD.

“Dalam acuan dari aturan itulah kita siap melaksanakan pengkrekutan anggota BPD di Mura,”bebernya.

Selain itu, adapun tahapan pemilihan BPD serentak akan mulai dilaksanakan pada Juni mendatang, dimulai dari tahapan mekanisme pemilihan dengan musyawarah desa (Musdes). Sedangkan untuk meknisme atau teknis pemilihannya, ada dua kemungkinan yakni apakah dipilih langsung atau secara musrawarah keterwakilan.

“Semuanya kita serahkan ke Desa masing-masing. Kalau untuk pemilihannya diperkirakan pada Oktober atau November mendatang. Namun nantinya baik dilakukan secara Musdes maupun keterwakilan tetap ada panitianya yang di SK-kan oleh Kades. Namun untuk bisa iikut dalam pemilihan BPD ini harus ikut serta tes kesehatan di rumah sakit,”ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Aliudin meminta agar peran BPD ditingkat Desa dapat dimaksimalkan. Terutama menjalankan tugas pokok dan fungsinya ditingkat Desa untuk kepentingan masyarakat.

“Intinya BPD harus menjalankan fungsinya seperti membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa (Kades), menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa serta melakukan pengawasan kinerja Kades,”pungkasnya. (HS-03)