Kades Minta Maaf Akui Keteledoran

Kepala Desa Pungguk Meranti, Arman Hadi Jaya.

SILAMPARI ONLINE, KEPAHIANG – Kepala Desa Pungguk Meranti, Arman Hadi Jaya beserta perangkat Desa Pungguk meranti meminta maaf yang sebesar-besarnya atas keteledoran mereka dalam menyeleksi penerima Bantuan Langsung Tunai yang dianggarkan melalui Dana Desa untuk warga yang terdampak Covid-19 (BLT DD).

Setelah menyeleksi ulang warga yang menerima BLT DD ditemukan nama warga penerima BLT DD namun istrinya adalah Penerima Bantuan BPNT aktif dan akhirnya BLT DD atas nama Warga Tersebut dialihakan Kepada Ibu Namaina.

Bacaan Lainnya

“Saya selaku kepala desa meminta maaf yang sebesar besarnya atas kekeliruan kami dan perangkat desa Pungguk meranti, memang ada berapa nama yang kami undang namun belum menerima karena Kuota anggaran terbatas,” ungkapnya.

Namun diakuinya, memang pernah pihaknya memberitahukan kalau ada kesalahan teknis maka akan ada perubahan. “Kebetulan sebut dia buku tabungan juha belum dibuat di bank,” ujarnya.

Untuk pergantian penerima BLT DD pihak desa sudah membuat surat pernyataan yang diketahui ketua BPD Pungguk Meranti, Amir Hamzah dan 2 saksi yaitu Gunawan selaku Kadus 3 dan Syahroni Yuhendra.

Selanjutnya kata kades, selaku pihak pertama, Sukartono juga membuat surat pengunduran diri dari penerima BLT DD dikarenakan istrinya adalah penerima BPNT aktif.

“Kami juga tidak tahu kalau pak Sukartono, istrinya menerima BPNT, yang kami tahu dia terdampak Covid-19 awalnya jualan es di sekolahan karena Covid sekokah kibur sehingga Bapak Sukartono kehilangan penghasilan,” jelas Arman.

Ditambahkan Arman Istrinya Juga sudah membuat surat pengunduran diri sebagai penerima BST dan sudah mengalihakan Bantuan Kepada Warga yang Berhak. (Darul)