Kades Penangiran Himbau Warga Perantau Tidak Mudik

  • Whatsapp

SILAMPARI ONLINE,

Penyebaran virus Corona yang sampai saat ini semakin terus bertambah. Untuk menghambat penyebaran virus ini, kembali ke masyarakat bagaimana menjaga pola hidup yang sehat dan mewaspadai hal hal yang bisa menimbulkan penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Pemdes Penangiran Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muaraenim menghimbau melalui kepala desa agar masyarakat tetap tenang dengan adanya Virus Corona, dan tetap menjaga pola hidup bersih.

Fredik Apliansyah kepala Desa Penangiran menghimbau pada masyarakat dan juga perangkat desa, untuk segera menyampaikan kepada warganya di lingkungan wilayah masing-masing.

“Harapan saya pada masyarakat, biasakan hidup sehat, bersih dan selalu olahraga,” demikian harapan Kades Penagiran Fredik Apliansyah, Senin(06/04/2020).

Kepala Desa (Kades) Fredik Apliansyah beserta perangkatnya, turut merasa sedih dengan terus bertambah merebaknya wabah Virus Corona (Covid 19) ini setiap hari.

“Kami Pemerintah Desa (pemdes) Penagiran merasa sedih dan perihatin atas merebaknya wabah virus corona ” ungkap dia.

Meski demikian, ia berharap, masyarakat jangan merasa takut dan tetap berhati hati. Himbauan ini disampaikan, sebagai tindak lanjut surat edaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupanten Muaraenim serta perintah kecamatan gunung megang.

“Dan yang lebih penting, setiap warga yang ada di perantauan, jangan pulang mudik dulu untuk sementara waktu ke kampung halaman Desa Penangiran. Untuk menjaga atau mewaspadai penyebaran Covid-19.”.

Selain hal tersebut di atas, hal hal lain yang bisa dilakukan berupaya mencegah Corona yakni, menjaga jarak satu meter, cuci tangan dengan sabun, dan hindari berkumpul atau tempat keramaian.

Himbauan ini disampaikan Kades Fredik, tentu beralasan dikarenakan kedatangan manusia begitu cepat antar daerah. Bukan hanya dilakukan masyarakat perkotaan saja tapi masyarakat desa pun, juga melakukan hal yang sama. Seperti digambarkan Kades, saat ini ada puluhan warganya yang bekerja di kota-kota besar.

“Dan tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat ini ada yang kembali ke kampong halaman. Dan sekembalinya mereka tentu akan berinteraksi dengan warga lain yang ada di desa, terutama keluarganya. Makanya, kami sampaikan hal hal sebagai bentuk pencegahan,”tambah Fredik.

Untuk melakukan pemantauan terkait keluar masuknya penduduk di desa Penangiran pemerintah desa Setempat pun telah membuat pos jaga Covid-19 yang berada tepat di jalan utama untuk masuk ke desa lnya.

“Kita telah melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mencegah Penyebaran korona, termasuk membuat Pos Pengecekan untuk masyarakat yang akan keluar dan masuk Desa,” pungkas kades. (*)

Penulis : Nofi Ardiyanto
Editor : Agus.