Kadisdagrin Minta Pedagang Tidak Jual di Badan Jalan

PENERTIBAN - Kepala Disdagrin Kota Lubuklinggau H Surya Darma bersama tim saat memberi himbauan kepada pedagang agar jangan berjualan di badan jalan, Selasa (1/10/2019). (foto afriyadi/linggau pos)

SILAMPARI ONLINE

Sejak pagi, Selasa (1/10/2019), puluhan pedagang di pasar Instruksi Presiden (Inpres) Kota Lubuklinggau sibuk mengemasi barang-barangnya masing-masing. Sebab instansi gabungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melakukan penertiban pedagang yang berjualan dibadan jalan. Tidak ada perlawanan dari para pedagang ketika ditertibkan, karena Pemkot baru memberikan imbauan kepada para pedagang.

Muat Lebih

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisdagrin) Kota Lubuklinggau, H Surya Darma mengatakan lapak-lapak yang ditertibkan yang berada di pinggir jalan.

“Hari ini baru sebatas sosialisasi kepada para pedagang, rencananya setelah sosialisasi ini baru akan penertiban, sampai beberapa bulan kedepan” kata Surya Darma, Selasa (1/10/2019).

Jalan menuju Pasar Inpres yang semula sempit, kini perlahan mulai tertib. Parkir-parkir yang biasanya mempersempit jalan kini terlihat lebih rapi. “Kita bukan mengusir, namun hanya membatasi pedagang yang berjualan dari pukul 06.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Kita mempersilakan mereka untuk berjualan di Pasar Bukit Sulap dan Satelit, Pasar Rahma atau pasar Gang Becek,” terangnya.

Kepada para pedagang kali lima jangan bertanya mengenai masalah lapak. Karena sejauh ini jumlah lapak yang disediakan sudah sangat memadai. “Jika mulai Rabu (2/10/2019) besok pagi mereka tidak pindah maka kita lakukan penertiban. Semua barang-barang mereka akan kita angkut secara paksa,” katanya.

Surya mengatakan, dengan adanya penertiban itu, jumlah pengunjung pasti mengalami peningkatan, karena kondisi pasar jauh lebih nyaman dan aman. “Kalau kondisi sekarang. Pengunjungnya itu-itulah, tidak akan bertambah, lain kalau tertib masyarakat pasti ramai akan belanja, dan pasar lebih tertata,” ungkapnya.

Sumber : Mureks.id