oleh

Kadivpas Kanwil Berikan Penguatan Tugas di Lapas Lubuklinggau

-Lubuklinggau-182 Dibaca

Silampari Online 

LUBUKLINGGAU- Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan (Sumsel), Dadi Mulyadi beserta jajaran melakukan Kunjungan serta Monitoring dan Evaluasi ke Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Jum’at (23/4/2021).

Dalam kunjungannya Kadivpas beserta jajaran melakukan monitoring diberbagai sektor di Lapas mulai dari keadaan poliklinik hingga sarana dan prasarana keamanan dan kegiatan kemandirian Lapas. Setelah melakukan monitoring Kadivpas langsung menuju aula Lapas untuk memberikan pengarahan.

Kalapas Lubuklinggau, Imam Purwanto mengucapkan terima kasih atas kunjungan kadivpas serta melaporkan keadaan dan kegiatan yang ada di Lapas Lubuklinggau.

“Selamat datang dan terima kasih kami ucapkan kepada Kadivpas beserta jajaran yang hadir ditengah pandemi lapas Lubuklinggau tetap memproduksi produk unggulan berupa dandang kukusan yang telah kami pasarkan. Namun, kami mohon pengarahan kepada kami dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi serta memberikan penguatan dalam pembangunan zona integritas menuju WBK,”kata Kalapas.

Sementara itu, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumsel, Dadi mengingatkan dan menghimbau agar dalam bertugas tetap berpedoman kepada Peraturan Menteri Hukum dan HAM No.33 Tahun 2015 tentang Pengamanan pada Lapas dan tetap menjaga kekompakan.

“Didalam Permenkumham No. 33 Tahun 2015 sudah jelas tata cara dalam menjaga ketertiban dan keamanan Lapas, serta kita harus menjaga kekompakan,”ujar Dadi

Beliau juga menekankan untuk terus melakukan Inovasi dalam pembangunan zona integritas menuju WBK mengingat Lapas Lubuklinggau salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam jajaran kanwil kemenkumham sumsel yang diusulkan untuk meraih predikat WBK.

“Lakukan Inovasi-Inovasi dari segi pelayanan publik dan pelayananan kesehatan, tumbuhkan integritas didalam jiwa karena WBK sekarang merupakan kewajiban untuk setiap UPT,”pungkasnya. (Pendi)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel