Kaki Kehok Sempat Tidak Bergerak

Andry Tanzil dan Istri

*Mendengar Rumah dan Hotel Miliknya Terbakar

SILAMPARI ONLINE

Muat Lebih

Mantan Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Andry Tanzil (60) mendengar dari temannya saat bersama-sama berdoa di kediaman rumah duka keluarganya, bawah rumahnya terbakar. Mendapat informasi itu, kata dia, sempat kaki bergeteran dan sulit bergerak, bahkan jantung memanas. Setelah menenangkan hati, Kehok sapaan Andry Tanzil pulang mengecek kebenaran laporan tersebut. Tiba di depan hotel Arya Guna, ternyata tidak benar.
“Saya pulang depan hotel tidak terjadi apa-apa, tapi karyawan hotel melaporkan rumah kayu yang terbakar itu berada di Jalan Nias Kelurahan Jawa Kanan,” ungkap Kehok, tadi malam (29/8).
Lanjut dia, pihaknya membeli rumah kayu yang berukuran 10 x 20 meter dengan luasan tanah 20 x 27 meter dan ditembok sekeliling, sehingga tidak mengganggu masyarakat. Rumah kayu yang terbakar itu memang tidak ada penghuni dan sudah ada sarang burung wallet tapi tidak menghasilkan.
“Rencananya akan dibongkar lalu ditanam pohon jambu dan pokat sehingga jadi kebun buah,” tuturnya.
Mengenai penyebab kebakaran, Kehok mengaku tidak tahu, sebagian warga memberitahu akibat konsleting listik, dan adapula akibat bekas sisa bakaran sampah. Namun demikian, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini sudah mengikhlaskan atau merelakan musibah yang dialaminya.
“Saya ikhlas, semoga dengan ini ada hikmahnya dan diberikan rezeki lainnya,” ungkapnya.
Ditanya kerugian ? Kehok mengaku antara Rp 100 juta hingga Rp 200 juta, karena banyak kayu kayu yang masih bagus dan layak untuk digunakan bahan bangunan rumah. “Saya dengan warga sekitar memiliki hubungan yang baik dan tidak ada rasa saling benci. Ini murni musibah dan semoga akan Tuhan memberikan rezeki terutama rezeki sehat yang lebih dari itu,”
pungkasnya.
Kejadian kebakaran yang persis berada dibelakang kantor BRI Lubuklinggau di Jl Yos Sudarso tersebut sempat membuat akses jalan padat merayap. Pasalnya, sejumlah warga terutama pengendara yang tengah melintas berhenti sejenak untuk melihat kobaran api.
Selain itu, akses kelokasi kebakaran jalannya kecil. Tak ayal, sejumlah kendaraan pemadam kebakaran masuk dan memadamkan api melalui kantor BRI Lubuklinggau. Dimana lokasi persis berada dibelakang kantor BRI Lubuklinggau, persis diarea aprkir belakangan yang hanya dibatasi tembok.
Doni Septiawan, RM Retail BRI Lubuklinggau mengatakan saat dirinya akan pulang kerja pukul 19.20 WIB dan berjalan kearah parkir belakang mengambil mobil, melihat api dibelakang kantor sudah membesar.
“Ternyata ada api dibelakang kantor, ternyata api itu bersumber dari rumah. Kabarnya rumah kosong, papan pas bersebelahan dengan tembok belakang bank BRI,” jelasnya.
Melihat api membesar, pihaknya dengan sigap langsung menelepon pihak pemadam kebakaran dan dibantu kepolisian untuk datang kelokasi. “Mobil kebakaran cepat datang. Untungnya kondisi tidak angin kencang. Jadi api tidak bertebaran kemana-mana,” pungkasnya.(HS-01)