Kantor Camat Digeledah Kejari

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Sejumlah petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, melakukan penggeledahan Kantor Camat Tebing Tinggi, mencari alat bukti tambahan terkait kasus menjerat 2 (dua) orang oknum Kades berinisial Sp dan My, Kamis (1/2) sekitar jam 14.00 WIB.

Muat Lebih

Diketahui, Sp yang merupakan Kades non aktif Batu Panceh Kecamtan Tebing Tinggi, bersama My yang merupakan Kades non Aktif Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi, sudah ditetapkan tersangka dan masih dalam masa penahanan pihak Kejari Empat Lawang, atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017.

Pantauan Harian Silampari, hampir semua ruangan yang ada di Kantor Camat Tebing Tinggi, tidak luput dari penggeledahan, termasuk rumah dinas Camat yang berada di samping kantor camat tersebut.

Tim dari Kejari Empat Lawang yang berjumlah sekitar tujuh orang, mendatangi kantor Camat Tebing Tinggi, sekitar pukul 13.30 WIB. Beberapa petugas, terlihat menggunakan rompi yang bertuliskan Satuan Khusus Pemberantas Korupsi, langsung menuju ruangan Camat dan sejumlah ruangan lainnya di kantor tersebut.

Sementara, Camat Tebing Tinggi, Suan Amri sedang tidak berada di tempat, sehingga ruangan masih terkunci. Setelah menunggu beberapa saat, ruangan Camat akhirnya bisa dibuka, setelah Sekcam Tebing Tinggi, Sopian tiba di kantor Camat.

Petugaspun langsung menggeledah ruangan kerja Camat, serta beberapa ruangan lainnya. Seperti ruang kerja Sekcam, ruangan pelayanan umum, ruangan kepegawaian dan keuangan serta ruangan pemerintahan.

Setelah sekitar dua jam, petugas akhirnya menyita beberapa dokumen yang dianggap perlu untuk kepentingan penyelidikan. Diantaranya, absen Kepala Desa (Kades), catatan keuangan dengan tulisan tangan serta dokumen penting lainnya.

Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH melalui Kasi Pidsus Kejari Empat Lawang, Alexander Rudi SH yang ikut melakukan penggeledahan mengatakan, penggeledahan di kantor Camat Tebing Tinggi merupakan upaya untuk melengkapi berkas penyidikan terhadap tersangka Kades Batu Panceh dan Kades Kotagading Kecamatan Tebing Tinggi.

“Ada beberapa dokumen yang kami sita, untuk keperluan penyidikan Kedua Kades yang sudah ditahan beberapa waktu lalu,” ungkap Rudi.

Sementara itu, Sekcam Tebing Tinggi, Sopian mengakui adanya penggeledahan yang dilaksanakan pihak Kejari Empat Lawang tersebut, berkaitan dengan kasus yang sedang dialami oleh dua orang oknum kades di Kecamatan Tebing Tinggi, yang saat ini masih dalam masa penahanan. “Iya, tekait kades, Sp dan My. Tadi tu ada sekitar lima ruangan yang digeledah petugas Kejari, termasuk rumah dinas Camat,” jelas dia.

Dikatakannya, untuk di rumah dinas Camat, tidak ada temuan atau dokumen yang di sita. Sementara yang disita pihak kejari merupakan temuan yang di Kantor Camat. “Pak camat tadi masuk, cuma sekitar jam 10 atau jam 11 pagi tadi, beliau ke Curup Bengkulu, menghadiri pemakaman kerabat yang meninggal dunia pagi tadi. Rencana tadi saya juga ikut (ke Curup), berhubung kantor sepi dan memang pegawai kita sedikit, saya jadinya stand-by,” ungkapnya.

Pihaknya tegas dia, akan selalu kooperatif terhadap apa yang dilakukan oleh Kejari Empat Lawang, karena memang tidak ada apa-apa menyangkut kasus ini. “Selama hal tersebut sesuai dengan aturan, kami siap kooperatif,” tukasnya. (HS-04)