Kapolres : Bandar Narkoba Tunggu Hari Naasnya

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> Suasana Fokus Group Diskusi (FGD) di Mapolres Lubuklinggau, Jumat (25/1).

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono saat melaksanakan kegiatan Fokus Group Diskusi (FGD) di aula Mapolres menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir pelaku narkoba diwilayah hukumnya termasuk kepada anggotanya sendiri.

Muat Lebih

Dia menyatakan, akan memberikan tindakan tegas terhadap para pengedar dan bandar narkoba. Karena sebagian besar tindak kriminalitas dipicu oleh narkoba tersebut. Dan narkoba ini juga bisa menyerang siapapun.

“Bandar narkoba, tunggu hari naasnya. Itu sudah menjadi target kami. Kalau sudah berat bisa diambil tindakan tegas, nggak ada main-main sama narkoba, termasuk anggota saya sekalipun, jika terbukti langsung masuk penjara,” tegasnya.

Dikatakannya, persoalan narkoba merupakan persoalan serius. Karena itu, untuk memberantas narkoba perlu keseriusan seluruh pihak.

Sebab menurutnya, pihak Polres tentunya tidak bisa berdiri sendiri dalam memberantas peredaran narkoba. Dan juga peran semua belah pihak hingga ke warga masyarakat sekalipun.

“Saya tak bisa berdiri sendiri. Perlu keterlibatan semua pihak. Di internal saya sampai level bawah, sampai staf juga harus mendukung,” katanya.

Selama ini dalam upaya pemberantasan narkoba, pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap para pelaku. Kemudian, untuk pencegahan, razia atau Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) juga secara kontinyu juga sudah dilakukan. Razia KKYD ini antara lain untuk memersempit ruang gerak pelaku narkoba.

“Prepentif, sosialisasi juga terus kita lakukan. Kemudian penegakan hukum juga sudah jalan. Semua fungsi sudah kita jalankan. Narkoba ini tak bisa ditawar-tawar lagi termasuk anggota saya sekalipun,”pungkasnya.(HS-01)