oleh

Karena Cemburu Seorang Wanita Di Lubuklinggau Dianiaya Kekasihnya

-Lubuklinggau-136 Dibaca

Silampari Online

LUBUKLINGGAU – Seorang mahasiswi berinisial APM (19 tahun) di Kota Lubuklinggau, Sumsel, melapor ke polisi setelah ditonjok dan digigit pacarnya yang cemburu.

APM mengaku penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya berinisial D tersebut terjadi Sabtu (22/5) sekitar pukul 19.30 WIB. Berawal dari pelaku yang menjemputnya di rumah untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor.

“Saat akan mengisi bensin, tiba-tiba HP saya berbunyi. Ternyata yang menelepon adalah laki-laki yang merupakan teman kuliah di Palembang,” katanya, Senin (24/5).

Mengetahui yang menelepon seorang laki-laki, membuat pelaku menanyakan hal itu kepada korban. Meski sudah dijelaskan, pelaku tetap tidak percaya dan marah sepanjang perjalanan.

Melihat korban yang terus diam justru membuat pelaku semakin emosi, hingga yang bersangkutan membawa korban ke Jalan Bangau di dekat SD Negeri 10 Lubuklinggau.

“Sepanjang jalan tangan saya dicubit dan ia menyundulkan kepalanya ke kening saya,” katanya.

Tak terima dengan perlakuan itu, korban pun turun dari sepeda motor. Tapi pelaku langsung merampas HP miliknya. Tangan korban pun digigit pelaku yang mencoba mengambil kembali HP tersebut.

“HP itu dibantingnya berkali-kali sampai rusak. Lalu kepala saya ditonjoknya hingga 5 kali,” katanya.

Tak hanya itu, pelaku kemudian mendekap tubuh korban lalu menggigit punggungnya hingga berdarah. Setelah kejadian itu pelaku mengantarkan korban pulang namun hanya sampai depan lorong rumahnya saja.

Korban yang meminta HP-nya diganti lalu merebut remot sepeda motor tersebut. Namun, pelaku yang masih marah kemudian pergi dan meninggalkan motornya di lokasi.

“Saya yang tak berani pulang kemudian memutuskan membawa motor itu kerumah tante,” katanya.

Korban dan tantenya pun sudah berupaya menemui orang tua pelaku namun tidak ada penyelesaian. Saat kembali ke rumah tantenya, korban pingsan lalu dibawa ke RS Sobirin.

Kapolsek Lubuklinggau Barat AKP Luhut, mengatakan korban sudah melaporkan kasus ini (Musyanto /Rls)