Karyawan Mencuri Buah Sawit di Tempat Kerjanya

 

Silampari Online -Anggota Polsek Bts Ulu Musi Rawas menangkap Eppy Susanto (38) Karyawan PT. PHML, Desa Pelawe KP.5 Kecamatan Bts ulu Kabupaten Musi Rawas, (Jum’at, 02 Oktober 2020).

Bacaan Lainnya

Pada Sabtu,

18 Juli 2020 sekira Pukul 22.40 Wib, di areal divisi 3 Blok J 11 PT.PHML Desa Tambangan, kecamatan Bts Ulu, Kabupaten Musi Rawas, telah terjadi Perkara Tindak Pidana Pencurian Buah Kelapa Sawit milik korban PT.PHML.

Menurut keterangan laporan Zainal (53), mengatakan telah terjadi tindak pencurian buah kelapa sawit yang diduga dilakukan oleh tersangka Agus Hermansyah, tersangka Heppy Susanto dan tersangka Inan. Mereka melakukan aksinya dengan cara pelaku mendodos buah kelapa sawit lalu kemudian buah kelapa sawit tersebut di kumpul di bawah pohon kelapa sawit, namun para pelaku terperegok atau tertangkap tangan oleh rombongan security yang sedang melaksanakan patroli.

Kemudian ketiga orang pelaku tersebut melarikan diri. Atas kejadian tindak pencurian korban PT. PHML Mengalami kerugian 181 (seratus delapan puluh satu) janjang, atau ditafsir kerugian dengan uang sebesar Rp. 4.200.000,- (Empat juta Dua ratus ribu rupiah) dan korban melaporkan kejadian tersebut kepolsek Bts Ulu guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Para pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi LP / B- 14 / VII / 2020/SUMSEL / RES. MURA / BTS ULU, Tanggal 21 Juli 2020.

Mendapat info itu Team LANDAK yang di Pimpin oleh Kanit Pidum AIPTU. Ihsan Setiawan, secara langsung melakukan Penangkapan terhadap pelaku
Tersangka Heppy Susanto ditangkap di Jalan menuju PT. PHML dan tersangka tidak melakukan perlawanan.

“ketika di intrograsi tersangka mengakui perbuatannya, ” ucap AIPT. Ihsan Setiawan.

Kemudian tersangka dibawa kedokes Polres Musi Rawas untuk dicek kesehatannya dan setelah dinyatakan sehat tersangka di titipkan Di Rutan Polres Musi Rawas guna untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yg berlaku.

“Pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk terus memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika terjadi tindak kejahatan,” tutupnya. (Ardi Yansah)