Kasus Pembunuhan Ini Hanya Karena Sepele

FOTO : CLAUDEO/OKUTPOS DATANGI : Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin saat mendatangi Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

SILAMPARI ONLINE – Jajaran Polsek Buay Madang berhasil meringkus tersangka pembunuhan Herman (28), warga Desa Sribunga, Kecamatan BP Bangsa Raja tanpa perlawanan di Desa Riang Bandung, Kecamatan Madang Suku II, kemarin (4/12) sekitar pukul 17.00 wib.

Korbannya Usman Ali (56), warga Desa Sribunga, Kecamatan BP Bangsa Raja mengembuskan nafas terakhir di RSUD akibat luka tusukan dibagian perut.
Pembunuhan sadis tersebut terjadi hanya disebabkan persoalan sepele. korban bersenggolan dengan tersangka.Penangkapan tersangka diperkuat berdasarkan Laporan Polisi (LP) yang tertuang dalam Dasar LP- B/ 09 / XII/2019 / SUMSEL / OKUT/ sek Bmd,tgl 04 Desember 2019.

Muat Lebih

Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian tersebut terjadi Rabu, (4/12) sekitar pukul 6.30 wib. Dimana saat itu pelaku sedang bekerja sebagai kuli bangunan dibelakang rumah korban di Desa Sribunga, Kecamatan BP Bangsa Raja.  Saat itu korban datang dan menyenggol badan tersangka. Kemudian tersangka berkata kenapa kamu. lalu korban kembali menyenggol tersangka. Disitu tersangka langsung mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan langsung menusuk korban mengenai perut korban sebelah kanan sebanyak satu kali.

“Kasus pembunuhan ini hanya karena sepele, tersangka dan korban bersenggolan sehingga terjadilah penikaman yang berujung korban meninggal dunia,” ujar Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH Sik melalui Kapolsek Buay Madang AKP Biladi Ostin didampingi Kasubag Humas IPTU Yuli, Kamis (5/12).
Korban meninggal dunia di RSUD dengan luka tusuk dibagian perut. Atas kejadian tersebut keluarga korban melaporkan ke Polsek Buay Madang guna pengusutan lebih lanjut.”Mendapatkan laporan tersebut kita langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tersangka kita tangkap diDesa Riang Bandung tanpa perlawanan,” jelasnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Buay Madang. Bahkan akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Saat ditanya tersangka juga mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban,” pungkasnya.