Satu Untuk Semua

Kecamatan Ini Belum Samasekali Bayar PBB

10

Silampari Online,

EMPAT LAWANG- Realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kabupaten Empat Lawang, hingga awal Agustus, masih kurang dari 30 persen dari seluruh wajib pajak di kabupaten ini. Bahkan dari 10 kecamatan yang ada, diantaranya ada satu kecamatan yang masih 0 (Nol) persen bayar pajak atau belum sama sekali.

Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Lintang Kanan, sementara 9 kecamatan yang lain, belum ada satu kecamatanpun yang mencapai 50 persen apalagi mencapai 100 persen realisasi pembayaran PBB-nya.

Berdasarkan data yang disampaikan Badan Pengelolahan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Empat Lawang, rincian realisasi pembayaran pajak hingga saat ini, antara lain, Kecamatan Tebing tinggi baru mencapai 10 persen, Kecamatan Saling sebanyak 20 persen, Kecamatan Pendopo sebanyak 44 persen, Kecamatan Pendopo Barat (Pobar) sebanyak 45 persen.

Sementara untuk Kecamatan Talang Padang realisasi pembayaran PBB mereka sebanyak 27 persen, Kecamatan Sikap Dalam 28 persen, Kecamatan Ulu Musi sebanyak 29 persen, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) sebanyak 17 persen, Kecamatan Muara pinang sebanyak 18 persen dan Kecamatan Lintang kanan sebanyak 0 persen.

“Real-nya seperti itu, belum ada satu kecamatan yang lunas PBB, kalau per-desa, ada beberapa saja yang sudah seratus persen hingga saat ini,” kata Kepala BP2RD Kabupaten Empat Lawang, Aidil Yuliansyah melalui Kabid Pendataan dan Penetapan Pendapatan Daerah BP2RD Kabupaten Empat Lawang, Revolis Dahriyansyah saat dibincangi Harian Silampari, di ruang tugasnya, Selasa (7/8).

Menurut Revolis, ada kemungkinan, pelunasan PBB akan dilakukan wajib pajak diakhir-akhir Agustus, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, pihaknya tentu merasa berkewajiban mengingatkan para wajib pajak, agar segera melunasi kewajiban setiap warga negara tersebut.

“Sebab, saat ini sudah bulan Agustus, sementara jatuh tempo pelunasan PBB itu bulan September. Kita berharap kesadaran masyarakat, agar segera melunasi tunggakan PBB, karena dari pajak inilah yang akan membiayai kegiatan pembangunan,” kata pria yang saat ini segera menduduki jabatan yang baru sebagai Kabid Pengembangan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah BAPPEDA Empat Lawang, tersebut.

Dijelaskannya, target APBD Empat Lawang dari sektor PBB pada tahun ini, sebesar Rp911.831.941. Dia berharap, kalaupun tidak mencapai target, diharapkan dapat mendekati angka 90 persen, paling tidak 80 persen. “Karena itu butuh kerjasama semua pihak, baik camat, kades atau lurah, RT/RW hingga kepala dusun. Pajak ini, bentuk kepedulian kita pada daerah, jangan hanya minta hak pada negara, tapi kewajiban tak pernah dilaksanakan,” tukasnya. (HS-05)

Komentar
Loading...