Kehadiran RS Siloam Silampari Menjadi Daya Saing 

Silampari Online, 

LUBUKLINGGAU- Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe menghadiri acara penandatanganan prasasti Rumah Sakit Siloam Silampari sekaligus menandatangani prasasti tersebut dilantai 2, Senin (22/1). Hadir juga saat itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar beserta jajarannya, Dandim 0406 MLM diwakili, Brimob diwakili, Kepala Dinas Kesehatan serta tamu undangan lainnya. Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe ini sangat bangga masih bisa menandatangani setiap kegiatan-kegiatan salah satunya penandatanganan prasasti ini.

Muat Lebih

“Masih diberikan waktu hingga 12 Februari nanti. Sudah itu saya tidak lagi karena cuti dan 24 nya baru lepasa jabatan,” ungkap Nann sapaan akrab H SN Prana Putra Sohe ini saat acara penandatangan prasasti.

 Nanan mengakui setiap pembangunan yang ada dikota Lubuklinggau selalu dilakukan dengan cepat. Semuanya memang harus cepat sesuai dengan tagline Kota Lubuklingau yakni, “Linggau BISA”. “BISA itu, Briant, Inovations, Speed dan Akuntability. Speed artinya cepat. Jadi, segala sesuatu harus cepat,” ungkap Walikota. Pejabat nomor satu di kota berslogan sebiduk semare ini mmenambahkan kehadiran RS Siloam bukan menjadi pesaing bagi yang lain, karena Lubuklinggau ini membutuhkan daya saing. “Linggau ini butuh daya saing bukan membangun pesaing,” tegasnya.

Menurut Nanan kehadiran RS Siloam Silampari akan mempermudah pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat Kota Lubuklinggau maupun sekitarnya. “Orang akan datang untuk menikmati fasilitas kesehatan yang ada disini. Mungkin selama ini dirujuk ke Palembang atau ke daerah lain, sekarang cukup di Lubuklinggau saja,” ungkap Nanan sapaan akrabnya H SN Prana Putra Sohe.
Nanan berharap  RS Siloam Silampari agar membantu dan melayani masyarakat sebaik mungkin. Selain itu, juga diharapkan setiap pelayanan harus penuh dengan sapa dan senyum.

Disisi lain kabar gembira bagi masyarakat khususnya pasien golongan ekonomi menengah ke bawah. Sebab, kini Rumah Sakit Siloam Silampari yang bertaraf internasional ini tidak hanya mengutamakan pelayanan eklusif saja, namun juga melayani warga dengan menggunakan kartu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Managing Director of Network Development RS Siloam dr. Anang Prayudi mengatakan, RS Siloam Silampari juga akan melayani kesehatan masyarakat peserta BPJS.

“Nanti akan diberikan pelayanan total, bukan menengah ke atas, tapi ke bawah dengan menghadirkan BPJS,” kata kepada Harian Silampari, Senin (22/1) saat cara penandatangan prasasti kemarin.

Ia menegaskan, pelayanan bagi masyarakat peserta BPJS itu sebagai upaya pihak rumah sakit swasta membantu atau mendukung program pemerintah dalam pelayanan kesehatan masyarakat. “Sebagai contoh, sudah ada pasien yang melahirkan pertama di RS Siloam Silampari ini. Ia merupakan warga masyarakat menengah ke bawah,” pungkasnya.(HS-07)