Kejaksaan Datangi SMP Negeri 4 Tebing Tinggi

JKN : Pelaksanaan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JKS) di SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, Rabu (12/2). Foto : Fahrurozi/HS.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, mendatangi SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, yang beralamat di Desa Baturaja Lama Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Rabu (12/2).

Kedatang tim dari Kejari Empat Lawang tersebut, dalam rangka menjalankan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), untuk memberikan pemahaman tentang hukum kepada para pelajar di sekolah itu.

Bacaan Lainnya

“Iya, ini merupakan program Kejari Empat Lawang, melalui Seksi Intel Kejari Empat Lawang, dalam rangka memberikan pemahaman hukum kepada para pelajar,” ungkap Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH melalui Kasi Intel, Andi Purnomo SH.

Di Kejaksaan jelas Andi, ada yang namanya program Jaksa Masuk Kampus, Jaksa Masuk Pesantren dan Jaksa Masuk Sekolah serta berbagai program lain yang intinya semacam sosialisasi memberikan pemahaman hukum kepada para pelajar dan masyarakat sehingga mengerti hukum dan menjauhi perbuatan yang melawan hukum.

“Karena di Empat Lawang untuk saat ini belum ada kampus, tentu yang kita pilih adalah program JKS ini,” ujarnya.
Dalam menjalankan program JKS, kata Andi setiap sekolah yang didatangi, akan berbeda-beda temanya. Khusus di SMP Negeri 4 Tebing Tinggi ini, Andi mengaku memilih tema tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika dan obat-obat terlarang lainnya berkaitan dengan hukum bagi pelakunya. Dipilihnya tema ini, karena saat ini kasus yang paling banyak diproses di Kejari Empat Lawang, adalah kasus Narkoba.

“Kalau begal itu kasusnya jauh menurun. Nah, untuk kasus Narkoba itu angkanya tertinggi yang kita tangani, angka penanganan kasus 2019, itu dominasi sekali kasus Narkoba, mencapai 60-70 persen dari seluruh kasus yang ditangani Kejari Empat Lawang,” urainya.

Merupakan tugas pihaknya juga tambah Andi, untuk memberikan pemahaman kepada pelajar bahaya Narkoba itu. Apa lagi, keingintahuan anak-anak usia remaja terhadap hal yang baru adalah sangat kuat. Melalui JKS ini tentu saja pihaknya ingin para remaja mengerti bahaya Narkoba sehingga para pelajar tersebut dapat terbebas dari Narkoba.

“Jadi, setiap sekolah yang kita datangi, itu berbeda-beda temanya. Bisa saja di Kecamatan Pendopo nanti, kita akan angkat isu perlndungan anak,” tukasnya. (frz)