Keluarga Serahkan Pelaku Pembunuhan

ILUSTRASI Pembunuhan. foto net

SILAMPARI ONLINE-Kabarnya, tiga pelaku pembunuhan di dasar jurang sedalam 5 meter di tepi sungai Ogan di Desa Banuayu, Kecamatan Lubuk Batang pada 20 September pagi, telah menyerahkan diri ke polisi. Pembunuhan tersebut dilakukan tiga orang pelajar. Dua warga desa Penantian, kecamatan Sosoh Buay Rayap dan satu warga kelurahan Kemalaraja.

Kabar ini beredar di Whatssapp sejak beberapa hari lalu. Motif pembunuhan adalah karena utang Nanda Saputra sebesar Rp1.650.000. Tapi belum diketahui Tujuan Nanda meminjam uang tersebut. Uang tersebut dipinjam Nanda dari kedua pelaku yang berinisial YY (16), GG (16), dan AE (16).

YY merupakan warga kelurahan Kemalaraja, sedangkan GG dan AE merupakan warga desa Penantian. Informasinya, GG dan AE diserahkan oleh keluarga kepada polisi pada 21 September sekitar pukul 02.00 WIB. Sedangkan YY kabarnya ditangkap polisi. Kades Banuayu Tamimi mengaku sudah mengetahui informasi ketiga tersangka pembunuhan sudah diamankan polisi. “Sudah tahu karena tersebar di jejaring sosial,” kata Tamimi.

Tamimi memastikan Nanda yang ditemukan di jalan terbis dusun 1 desa Banuayu bukan warganya. Bahkan dirinya sempat berkoordinasi dengan desa tetangganya. Ternyata Nanda bukan warga Lubuk Batang. “Korban bukan warga jalur Lubuk Batang,” ungkapnya. Ketika disinggung kemungkinan Nanda adalah ulah begal, ia menepis hal itu. Sebab selama ini di jalur tersebut jarang terjadi pembegalan. “Jarang terjadi begal,” tandasnya.

Di tempat terpisah, kades Penantian Abdul Manan membenarkan dua dari tiga pelaku pembunuhan tersebut adalah warganya. Menurut Manan, GG merupakan warga dusun 1 RT 2, sementara AE adalah warga Dusun 2 RT 6. Ia mengungkapkan, keduanya diserahkan ke polisi oleh keluarga dan warga pada 21 September lalu ke Polres OKU. Pihak keluarga, kata Manan, mengetahui penikaman ini dari dua pelaku tersebut pasca menghabisi rekannya. “Keduanya cerita sendiri dengan orangtuanya. Kemudian keduanya langsung diserahkan ke Polres,” tandas Manan.

Sementara itu, Polres OKU belum bersedia memberikan komentar karena kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Dari pembunuhan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu baju kaos lengan pendek, celana levis pendek, sweater lengan panjang, sebuah sarung pisau, dan sebuah ponsel Android. (awi/stf)