Kemacetan di Linggau Belum Kronis

Silampari Online, 

LUBUKLINGGAU – Pesatnya pembangunan di Bumi ‘Sebiduk Semare’ membuat jalan macet. Khususnya, yang terjadi di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Namun demikian, tingkat kemacetannya masih bisa diatasi karena bersifat insendetil atau disaat jam-jam rawan saja.  “Kemacetan di Lubuklinggau belum kronis,” ucap Kapolres AKBP Sunandar kepada wartawan, Selasa (16/1).
Kendati belum macet separah ibu kota Jakarta, namun kata dia, perlu adanya pencegahan lebih dini. Untuk itu, Polres Lubuklinggau mengundang sejumlah Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan dan pihak organda membahas mengenai kemacetan lalu lintas, terutama di sepanjang Jalan Yos Sudarso Lubuklinggau. Rapat Koordinasi (rakor) forum Lalulintas dan angkutan jalan Kota Lubuklinggu, bertempat di Mapolres Lubuklinggau. “Beliau-beliau ini (Kepala Dinas dan Organda) sudah memberikan saran, masukan dan rekomendasi. Dan itu sudah kita catat,” kata Sunandar.
Dari hasil rakor, pihaknya menyimpulkan kemacetan di Lubuklinggau, khususnya di sepanjang Jl Yos Sudarso masih bersifat insendentil. Artinya kemacetan hanya terjadi pada saat jam-jam rawan.
“Mulai pukul 16.00 WIB sampai 17.00 WIB atau pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Kemudian pada saat hari libur, Itu macet,”ungkapnya.
Dari kesimpulan itu menyebutkan bahwa kemacetan di Lubuklinggau tidak terjadi setiap hari. “Ini harus dikelola secara permanen berdasarkan masukan dari beliau-beliau,” ungkapnya.
Dalam rakor tersebut, pihak Polres Lubuklinggau mendapat saran dan masukan untuk mengaktifkan jalur lingkar utara dan selatan bagi kendaraan, utamanya ukuran besar. Termasuk saran dan masukan mengenai penataan antara angkutan umum yang regional dengan lokal agar tidak boleh seluruhnya masuk kedalam kota. “Saran dan masukan ini akan kita catat dan akan ditindaklanjuti,” terangnya.
Melalui Rakor bersama, lanjut dia, kemarin sebagai upaya atau langkah diambil untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kemacetan lalu lintas sudah menimbulkan perasaan, masyarakat sudah terganggu. Sebelum ada aksi-aksi yang lain, unjuk rasa, sudah kita lakukan upaya-upaya pertemuan seperti ini,”akunya.
Rakor kemarin, kata dia, pihaknya juga mengkaji permasalahan utama yang menyebabkan terjadinya kemacetan. Seperti di Jl Yos Sudarso, depan Lippo Plaza dan JM. “Itu yang belum dieksekusi, ditindaklanjuti. Makanya hari ini kita datakan, kemudian kita sampaikan ke mereka,”jelasnya.
Saran lain, diterima Kapolres yakni kepada pihak Lippo dan JM agar menyediakan akses keluar masuk kendaraan agar tidak disatu titik. Melainkan, jika kendaraan masuk, maka keluarnya harus dititik yang berbeda. “Dan nanti akan kita masukan didalam rekomendasi dan tolong dilaksanakan,” tegasnya.
Terpisah Kasatlantas Polres Lubuklinggau, AKP Sukiman menjelaskan catatan pihaknya menyebutkan tidak hanya mengenai kemacetan, dia juga menyampaikan mengenai masih banyaknya pengendara kendaraan roda dua di Lubuklinggau yang tidak taat dalam berlalu lintas. Sebab masih banyak pengendaraan roda dua yang tidak memakai helm. “Kurang sadarnya bahwa helm itu penting. Saya sering memberikan statement, pakailah helm,” pungkasnya.(HS-09)