Kembali, BNN Okut Bentuk Relawan Anti Narkoba

 

SILAMPARI ONLINE– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur akan kembali membentuk relawan anti narkoba di Bumi Sebiduk Sehaluan. Kuota relawan anti narkoba ini hanya 30 orang.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur AKBP Gendi Marzanto didampingi Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Citra S. Psi mengatakan, tujun dari kembalinya di bentuk relawan anti narkoba ini untuk perpanjangan informasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Narkoba (P4GN) di masyarakat.
“Diharapkan untuk masyarakat yang peduli akan generas muda ayo bergabung bersama kami dalam program relawan anti narkoba. Kuota hanya 30 orang,” jelasnya.
Nantinya kata Citra, relawan anti narkoba akan di berikan pelatihan ilmu pengetahuan P4GB selama dua hari sebelum dilantik dan akan bersosialisasi ditengah masyarakat.
“Relawan juga nantinya akan di kukuhkan menjadi relawanan resmi dari BNNK OKU Timur,” katanya.
Dikatakan, Relawan dibentuk karena OKU Timur rawan penyalahgunaan narkotika untuk itu tujuan relawan disini bisa menangkal atau menyampaian bahaya penyalahgunana narkoba di masyarakat.
“Relawan ini kita berikan Pin relawan anti narkoba, Pin digunakan relawan selama melaksanakam tugas. Pin ini sekaligus menjadi tanda pengenal dari relawan. Untuk memperoleh pin langsung melalui deputi bidang pencegahan BNN pusat dan tidak dapat diperbanyak dan memiliki sertifikat,”jelasnya.
Hak relawan kata Citra, memperoleh sertifikat dan pin relaean anti narkoba. Bekerja sama dengan stake holder BNN. Memperoleh pembinaan langaung BNNP dan BNNK. Menyampaikan pendapat dalam forum perencanaan hingga evaluasi. Terlibat kegiatan anti narkoba yang diselenggarakan bnn, bnnp dan bnnk.
“Untuk kewajiban relawan diantaranya, menjalankan tugas sebagai relawan. Membantu pengembangan program relawan anti narkoba. Mengapload seluruh aktifitas relawan. Melaporkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan di BNNP dan BNNK OKU Timur,” pungkasnya. (clau/okut pos)