Kemenag Gulirkan Program One Person, One Thousand

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggulirkan program One Person, One Thousand (Satu Orang, Satu Ribu). Dimana, dari wakaf ini nantinya diberikan untuk pemberdayaan ekonomi umat dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Kantor (Kakan) Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Hermadi didampingi Kasubag TU, M Rais mengatakan, pihaknya bersama Bupati Mura, H Hendra Gunawan melauching gerakan mari berwakaf One Person, One Thousan. Dimana, untuk artinya masyarakat diajak untuk berwakaf satu orang hanya satu ribu rupiah. “Gerakan ini perdana setelah terbentuknya perwakilan badan wakaf indonesia (BWI) Mura dan seiring dengan wakaf produktif,”jelas H Hermadi kepada Harian Silampari, Selasa (20/2) di lapangan Sepak Bola Kecamatan Megang Sakti.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, selama ini masyarakat hanya beranggapan yang diwakafkan hanya berupa benda tidak bergerak. Padahal, didalam agama ada juga wakaf bergerak yaitu berupa uang. “Dari hasil wakaf atau harta yang diwakafkan ini nantinya untuk pemberdayaan ekonomi umat guna kesejahteraan masyarakat Mura khususnya,”terangnya.
Menurutnya, untuk tata cara berwakaf One Person, One Thousand ini dengan datang ke lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang di Bank Sumsel cabang Muara Kelingi termasuk di cabang lainnya. “Untuk wakaf uang ini terbuka bagi siapapun. Bahkan, lebih banyak jumlah wakaf yang diberikan tentunya akan semakin baik,”tuturnya.
Mengenai hasil dari wakaf ini nantinya. Maka dirinya mengakui akan dimanfaatkan untuk menunjang pemberdayaan masyarakat baik bidang sosial, bidang pendidikan termasuk usaha-usaha produktif mini market.
“Pada dasarnya setelah ini akan dibentuk nazir atau lembaga yang mengelola wakaf sekaligus membuat program dan bila dievaluasi dianggap rasional serta berdampak positif maka akan disetujui dalam pengelolaan uang wakaf tersebut,”ungkapnya.
Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan menjelaskan, sangat mengapresiasi dengan adanya gerakan ini. Bahkan, kedepan tentunya bisa disosialiasikan kepada masyarakat yang ada di 14 Kecamatan untuk menyisihkan rezekinya satu ribu rupiah guna diwakafkan. “Setelah SK Baznaz dikeluarkan maka 2,5 persen penghasilan ASN harus wajib dipotong untuk diwakafkan. Sebab, usia manusia hidup rata-rata 67 tahun sehingga kita dorong agar masyarakat Mura tidak hanya selamat di akhirat namun terpenting juga selamat diakhirat,”pungkasnya. (HS-02)