Kepemimpinan H Syarif Hidayat, Muratara Miliki 8 Puskesmas Berstandar Kemenkes

 

SILAMPARI ONLINE,

Bacaan Lainnya

MURATARA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dibawah kepemimpinan Bupati H M Syarif Hidayat terus meningkatkan infrastruktur di bidang kesehatan.

Hal itu dilakukan tidak lain untuk kepentingan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

Kabupaten yang baru berusia tujuh tahun ini kini sudah memiliki 8 Puskesmas berstandar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di 7 kecamatan.

Antara lain, Puskesmas Rupit, Puskesmas Karang Jaya, Puskesmas Karang Dapo, Puskesmas Surulangun, Puskesmas Nibung, Puskesmas Muara Kulam, Puskesmas Bingin Teluk, dan Puskesmas Pauh.

Sebanyak 8 Puskesmas tersebut dilengkapi fasilitas rawat inap 24 jam, tiga di antaranya terakreditasi dasar dan lima terakreditasi madya.

Sebelum kepemimpinan Bupati Syarif Hidayat, Kabupaten Muratara tidak memiliki Puskesmas yang ada rawat inapnya.

Sehingga masyarakat di pelosok desa yang ingin berobat rawat inap harus ke RSUD Rupit menempuh perjalanan berkilo-kilometer.

“Alhamdulillah sekarang masyarakat bisa berobat rawat inap di Puskesmas, karena seluruh Puskesmas sudah sesuai standar Kementerian Kesehatan,” kata Syarif Hidayat.

Ia mengatakan, seluruh Puskesmas tersebut juga telah tersedia mobil ambulan yang ditunjang dengan unit mobil Puskesmas Keliling.

Pemkab Muratara memberikan kendaraan operasional untuk 8 Puksesmas itu agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih maksimal.

Syarif menyebutkan, sudah 54 unit kendaraan operasional Puskesmas yang dibeli menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN Kementerian Kesehatan.

“Dari 54 kendaraan itu ada 42 unit sepeda motor dan 12 unit mobil. Nah mobil terdiri dari dua jenis, ada ambulan untuk bawa pasien rujukan, ada mobil Puskesmas Keliling untuk ke desa-desa,” katanya.

Ia mengaharapkan, dengan adanya kendaraan operasional di setiap Puskesmas, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Manfaatkan fasilitas itu dengan baik, dijaga, dirawat, karena untuk mendapatkannya tidak mudah. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan,” harap Bupati.

Selain itu tambah Syarif, Pemkab Muratara juga melakukan pembangunan atau perehaban Pustu, Polindes, Poskesdes, dan Poskeslur di beberapa desa/kelurahan.

Tahun 2016, Pemkab merehab Polindes/Poskesdes/Poskeslur di 6 desa dengan anggaran Rp2,1 miliar lebih, membangun Poskesdes di 3 desa senilai Rp950 juta, serta membangun Pustu di 3 desa senilai Rp1,1 miliar lebih.

Tahun 2018, Pemkab membangun beberapa Polindes dengan anggaran mencapai Rp1,2 miliar, membangun Pustu senilai Rp561 juta.

Tahun 2019, Pemkab membangun Polindes di 4 desa dengan anggaran mencapai Rp1,4 miliar, merehab Pustu di 3 desa senilai Rp634 juta, merehab Polindes di 11 desa senilai Rp1,6 miliar, serta konstruksi Pustu di 2 desa senilai Rp845 juta.

“Fasilitas kesehatan ini penting, salah satu visi misi kami adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, agar masyarakat sehat dan sejahtera,” kata Syarif Hidayat. (Rilis)