Ketua DPD Golkar Daftar Cawabup di PDI P Musi Rawas

Pengambilan berkas pendaftaran Balon Bupati Mura oleh Firdaus Ceolah (dua dari kanan) di DPC PDI Perjuangan Musi Rawas, Senin (9/9/2019)

*Pemilukada Musi Rawas 2020

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Musi Rawas (Mura) Firdaus Ceolah yang juga mantan Kepala Desa (Kades) Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Bupati Mura di DPC PDI Perjuangan Musi Rawas.

Pengambilan berkas berlangsung pada Senin (9/9), dalam pengambilan berkas Firdaus Ceolah didampingi pengurus DPD Partai Golkar Musi Rawas. “Hari ini (kemarin) saya mengambil berkas di DPC PDI Perjuangan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Mura,”kata Firdaus kepada Harian Silampari, usai mengambil berkas di DPC PDI Perjuangan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, untuk mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan. Maka dirinya akan mengikuti mekanisme yang ada di PDI Perjuangan. Salah satunya yakni mengambil berkas pencalonan di DPC PDI Perjuangan.

“Niat hati hendak mencalonkan diri sebagai Bupati Mura karena saya asli warga Mura dan bermungkim di Kabupaten Mura. Tentunya saya memiliki visi dan misi untuk Kabupaten yang sangat saya cintai ini,”terangnya. Selain itu, dirinya sudah pernah menjabat Kades Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan selama dua periode. Sehingga, dengan kondisi itu tentu ia sudah memahami karakter warga serta memahami keinginan masyarakat Mura umumnya.

“Jika saya diberikan amanah oleh warga Mura. Maka saya akan menjalankan program yang sudah dicanangkan tentunya berbeda dengan Bupati terdahulu. Sebab, saya juga akan menggali potensi alam Mura,”paparnya.

Sementara itu, Ketua Pemenangan Pemilu dan Panitia Pengambilan formulir pendaftaran Panji mengakui, untuk saat ini sudah ada tiga kandidat yang mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Bupati mencalonkan diri sebagai Bupati diantaranya Lendri Alfikar pada Senin (2/09) adalah guru di Kota Lubuklinggau, kedua H Alfarizal, dia adalah birokrat di Muara Enim, selanjutnya Firdaus Ceolah.

“Untuk persyaratan sebagai calon Bupati sudah ada di dalam berkas formulir pendaftaran. Selanjutnya yang paling diutamakan yakni para bakal calon Bupati dan wakil Bupati, harus mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan oleh partai, seperti survey terlebih dahulu,”tutur Panji. Kemudian, jika dari hasil survei memuaskan maka kemungkinan untuk semua calon Bupati dan wakil Bupati yang telah mengambil formulir pendaftaran akan segera dipanggil DPC partai PDI Perjuangan Kabupaten Mura. “Jadi tidak ada persyaratan kriteria balon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Mura. Sebab DPP Partai yang langsung survey,”pungkasnya. (HS-03)