Ketua GNPK RI :  Kita Langsung Bekukan dan Berhentikan

SILAMPARI ONLINE,

Palembang – Pelantikan Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Provinsi Suamtera Selatan Beserta 17 Pimpinan Daerah Se-

Bacaan Lainnya

Sumatera Selatan digelar dengan tema ” Korupsi Mati Rakyat Sejahtera” di Graha Sriwijaya jl. Merdeka Palembang, Selasa(29/09/2020).

Acara dihadiri oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib dan Ketua Umum Pimpinan Pusat GNPK-RI, H M Basri Budi Utomo AS SIP.

H.M Basri Budi Utomo Ketua Umum GNPK RI Pusat mengatakan, pihaknya siap menjalankan program pemerintah dalam pelaksanaan pengawasan terhadap penyelenggara negara. Di Sumatera Selatan yang rentan korupsi hampir semua di segala sektor.

“Saya berharap kepada teman-teman di Sumsel coba melakukan sesuatu. Kita ada program diklat pendidikan latihan khusus bagaimana cara mencegah dan penanggulangan

korupsi yang efekti,” ujarnya.

Lebih lanjut, yang kita hadapi adalah orang-orang yang berilmu. Kita pakai otak untuk melawan mereka bukan dengan demo-demo. Jadi kita harus tingkatkan SDM di dalam

kepengurusan tingkat wilayah maupun daerah.

“Kita didik bagaimana cara menghadapi mereka dengan baik. Kita juga mengharapkan jangan sampai anggota GNPK RI memeras dengan pemerintah atau di masyarakat, mari kita

sama-sama bekerja dengan baik dan sempurna apa bila di pemerintahan ada kesalahan sebaiknya GNPK RI menegur apa yang terjadi kesalahan di pemerintah dan masyarakat,”

tukasnya.

Sementara itu, Aprizal Muslim Ketua GNPK RI Provinsi Sumsel mengatakan, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ketum. Kita tidak bisa menyelesaikan korupsi ini dengan

demo-demo tapi dengan cara meningkatkan SDM yang ada di Kabupaten dan kota.

“Kepada para anggota GNPK RI yang baru saja dilantik diharapkan jangan sampai menyalahi aturan AD dan ART GNPK RI. Kami tidak akan segan-segan membekukan serta

memberhentikan dari organisasi GNPK RI apa bila menyalahi aturan yang sudah kita sepakati bersama, oleh karena itu seluruh anggota di Sumatera Selatan bekerja samalah

dengan baik dengan pemerintah agar roda pemerintah berjalan dengan lancar,” tegasnya.

Ada 14 kabupaten dan kota yang dilantik diantaranya Banyuasin, Musi Banyuasin, Pali, Empat Lawang, Prabumulih, Pagaralam, Muara Enim, Palembang, Ogan Komering Ilir,

Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Musi Rawas.

“Saya berharap kepada para Pimpinan Daerah kalau ada temuan harus diungkapkan. Kita akan membuat posko pengaduan di setiap kecamatan di provinsi Sumatera Selatan,”

pungkasnya. (vin)