Ketua RT Taba Koji : Korban Dikenal Biasa-biasa Saja

Korban Ipung Semasa Hidup (dua dari kanan), berfoto bersama dengan kawan kawannya

*Panji Temukan Korban di Kamar Belakang

SILAMPARI ONLINE,

Muat Lebih

LUBUKLINGGAU-Korban Ipung alias Effendi dikenal baik di lingkungannya. Dia harus meninggalkan keluarga anak dan istri yang berada di Palembang pada usia 60 tahun. Rekan-rekan atau mitra kerja salon berdatangan ke lokasi kejadian dan merasa prihatin atas kejadian tersebut.
“Saya dihubungi tetangga RT 11, Panji bahwa korban (Ipung, red) meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan,” kata Ketua RT 11 Taba Koji, Sanimin saat diwawancari wartawan di kamar mayat RS DR Sobirin Mura.
Pertama kali ditemukan jenazah Ipung, kata dia, berawal Tetangganya merasa curiga karena salon Ipung sampai pukul 10.30 WIB, pintu masih ditutup. Panji pun mengintip di dalam ada suara TV. Tidak lama kemudian, datang karyawannya yang hendak bekerja bernama Yeni dan Novi.
“Panji mengintip-intip ada suara TV yang masih hidup,” ucapnya.
Kecurigaan makin kuat lantaran pintu rumah korban tidak dibuka-buka, lalu Panji bersama karyawannya masuk dalam rumah melalui pintu lain. Sebagian ada yang ke ruang atas dan kamar lain, sedangkan Panji ke belakang. Kaget, saat melihat Ipung terkapar tewas bersimbah darah. Makanya, Panji menghubungi Ketua RT 11 agar dilakukan tindakan secara hukum.
“Panji yang juga anak angkat korban mencurigai, pada Kamis (23/8) sekitar pukul 11.00 WIB, ada warga datang menanyakan bos (ipung),” tuturnya.
Selama masih hidup, kata Ketua RT 11 ini, korban dikenal baik dan dengan lingkungan sekitar biasa-biasa saja. “Orangnya baik dan biasa-biasa saja,” ucapnya.

Dilanjutkan Panji, pihaknya ,menanyakan kepada tamu Ipung. “Ado apo nyari, apo nak motong rambut. Dijawablah, idak, apo bos pacak rias. Saya pun jawab, itulah gaweannyo,” jelasnya.
Tak lama kemudian, sambung dia, diduga konsumen itu menghubungi korban lalu keduanya bertemu di dalam salon. “Mereka caknyo ada komunikasi bisnis, jadi aku pergi. Lalu pagi ini, melihat Ipung sudah meninggal. Namun, itu saya baru mencurigai saja, mungkin benar atau idak belum tahu kepastiannya. Kita serahkan semuanya kepihak berwajib guna dilakukan penyelidikan dan segera menangkap pelakunya,” ungkapnya. (tim SO)