Klaim Tingkat Kriminal Menurun

TIBA : Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri saat tiba di Mapolres Empat Lawang, Sabtu (21/9/2019). Foto : Fahrurozi/HS.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto mengklaim tindak kriminal di Kabupaten Empat Lawang, saat ini jauh lebih menurun dibandingkam priode sebelumnya. 

Hal teraebut dikatakan Kapolres Empat Lawang, dalam laporan yang disampaikannya saat acara mendengarkan arahan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Firli Bahuri di Mapolres Empat Lawang, dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kapolda Sumsel di Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Kapolres, turunnya angka kriminalitas ini, berkat suksenya pelarangan kegiatan orgen tunggal pada malam hari di tengah masyarakat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Karena sukses, daerah lain seperti Lahat dan Pagaralam akan mengikuti peraturan daerah ini. Mereka juga akan menerapkan peraturan yang sama, untuk melakukan pelarangan orgen tunggal pada malam hari,” ungkap AKBP Eko Yudi Karyanto.

Dipaparkannya, saat ini di Kabupaten Empat Lawang, sudah terbentuk 7 Polsek dari 10 kecamatan yang ada. Sementara untuk kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD), Polres Empat Lawang berhasil menyita 31 unit kendaraan tanpa surat-surat alias kendaraan bodong. “Diantaranya sudah diambil masyarakat. Cukup dengan memperlihatkan surat-surat asli kendaraan mereka, tanpa biaya apapun,” katanya.

Kapolres menyebut, ada oknum polisi di jajaran Polres Empat Lawang, yang memanfaatkan situasi. Kendaraan bodong yang disita dari masyarakat itu justru dilego oknum tersebut. “Makanya, untuk mengantisipasi jangan sampai ada oknum melego kendaraan bodong tesebut, saya minta untuk disusun di tengah lapangan, kemudian dirantai,” ucapnya.

Kemudian terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dibandingkan daerah lain, kejadian Karhutla di Kabupaten Empat Lawang, tidak terlalu banyak, karena memang wilayah Kabupaten Empat Lawang tidak ada lahan gambut.

“Ada indikasi kejadian Karhutla itu dilakukan oleh oknum. Namun kami belum berhasil menangkapnya. Disamping itu, peran aktif masyarakat cukup diapresiasi dalam mencegah meluasnya kejadian Karhutlah, masyarakat aktif memberitahukan adanya kebakaran lahan, ke kita sehingg kita langsung bekejasama dengan TNI dan BPBD untuk melakukan upaya penanggulangan,” paparnya. (HS-05)