Komitmen Kepala Daerah dan Kepala Perangkat Daerah ‘Disentil’

WORKSHOP : Peserta workshop penyusunan LPPD Kabupaten Empat Lawang, di Opproom Gedung Setda Empat Lawang, Senin (17/2). Foto : Fahrurozi/HS.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), sering kali terkendala. Diataranya kurangnya komitmen Kepala Daerah dan Kepala Perangkat Daerah, terkait penyusun LPPD itu sendiri.

Auditor Madya Inspektorat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bustami SE MSi mengatakan, selain kurangnya komitmen Kepala Daerah dan Kepala Perangkat Daerah untuk menggambarkan kondisi pemerintah daerah yang sesungguhnya, juga kurang terbangunnya pendokumentasian data yang baik yang berakibat pada penyampaian LPPD hanya memenuhi syarat penyampaian laporan kinerja saja.

Bacaan Lainnya

“Data yang disajikan, tidak melalui sistem pengumpulan data kinerja setiap perangkat daerah, akibatnya data tersebut tidak valid,” ungkap Bustami saat menyampaikan sambutan pembukanya dalam workshop penyusunan LPPD Kabupaten Empat Lawang, di Opproom Gedung Setda Empat Lawang, Senin (17/2).

Lebih lanjut disampaikannya, adanya perbedaan kinerja setelah dilakukan evaluasi antara data di LPPD dengan dokumen pendukungnya. “Pada saat kami melakuka evaluasi, kami menemukan banyak sekali perbedaan data. Ketika belum dievaluasi di LPPD angkanya 10, namun setelah dievaluasi tidak 10 lagi, mungkin terburu-buru saat penyusunan LPPD-nya,” jelasnya.

Bustomi juga menyinggung mutasi penyusun LPPD juga dinalai menjadi kendala dalam penyampaian LPPD. Karena itu, diapun menyaranka Kepala Daerah agar tidak sering melakukan mutasi yang dimaksut. “Kalaupun harus melakukan mutasi, mestinya ada kader di penyusunan LPPD itu,” ujarnya.

Selanjutnya Bustomi menyebut, belum dilakukannya evaluasi kinerja mandiri, juga menjadi kendala penyusunan LPPD. Untuk Kabupaten Empat Lawang, kata dia, ada penyampaian dari Kabag Tapem Setda Empat Lawang, bahwa laporan kinerja mandiri itu sudah dilakukan.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengatakan, sejauh ini komitmen dirinya terhadap penyampaian LPPD yang benar sudah ditekatkan sejak dia menjabat sebagai Bupati Empat Lawang. Bahkan dia telah beberapa kali menyampaikan ke Sekda Empat Lawang dan Kepala Perangkat Daerah di Empat Lawang, agar menyusun LPPD dengan sebenar-benarnya.

“Terkait pejabat yang langsung terlibat dengan penyusunan LPPD ini, akan kita prioritaskan,” kata dia seraya bergurau jika perlu pejabat tersebut tidak akan dimutasi sampai yang bersangkutan pensiun.

Bupati berharap, kedepan skor penilaian tertinggi LPPD Kabupaten Empat Lawang meningkat. Jika sebelumnya di peringkat belasan dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, maka kedepan target dirinya masuk dalam 8 besar di Sumsel.

“Tidak mudah memang, namun jika semua OPD saling menguatkan tentu itu bukanlah perkara yang susah,” tegasnya. (frz)